Andre Rosiade Bawa Alat Berat Pascabanjir Padang, Desak Pembalakan Liar Ditindak

Duka dari Utara Sumatera

Andre Rosiade Bawa Alat Berat Pascabanjir Padang, Desak Pembalakan Liar Ditindak

Ahmad Toriq - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 18:16 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang.
Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang. Pascabanjir bandang, aliran sungai masih menyimpang dan berpotensi kembali mengarah ke permukiman warga.

"Hari ini kita kembali ke Guo, Kampung Tanjung, karena warga masih was-was dengan aliran sungai pascabanjir. Semoga alat berat ini bisa membantu menormalisasi kembali sungai agar tidak membahayakan. Ini akibat pembalakan liar, penyebab utama banjir dan galodo," ujar Andre saat meninjau lokasi bersama Anggota DPRD Padang Dapil 2 Kuranji, Wahyu Hidayat, Sabtu (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Andre kembali mendesak Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah untuk memimpin langsung Forkopimda dalam penindakan pembalakan liar. Andre menegaskan bahwa praktik ilegal tersebut menjadi akar dari bencana galodo yang melanda sejumlah titik, termasuk kawasan Batang Guo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre meminta Gubernur Mahyeldi segera hadir mengoordinasikan aparat dan memastikan tindakan tegas terhadap pelaku perusakan hutan. Andre mendesak Kapolda Sumbar dan Pangdam agar mengusut tuntas jaringan pembalakan liar.

ADVERTISEMENT

"Jika tidak diselesaikan serius, saya akan memimpin RDP. Kami sudah memiliki bukti pembalakan liar di lokasi terdampak," tegas Andre.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang.Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)

Selain penindakan hukum, Andre menyoroti kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur pencegahan bencana. Andre menyebut adanya anggaran irigasi yang direncanakan cair pada 2026 sebagai bagian dari program sumber daya air (SDA) di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS).

Sementara itu, Wahyu Hidayat mengatakan pihaknya telah menurunkan ekskavator PC 200 yang akan bekerja dalam beberapa hari ke depan.

"Ekskavator ini akan mempercepat normalisasi Sungai Batang Guo. Ini jawaban atas permintaan warga kepada Pak Andre sebelumnya," ujar Wahyu, yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang.

(rfs/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads