WNI Asal Malang Tewas Peluk Anak Majikan Saat Apartemen di Hongkong Kebakaran

WNI Asal Malang Tewas Peluk Anak Majikan Saat Apartemen di Hongkong Kebakaran

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 17:31 WIB
Apartments still burn as a major fire swept through several apartment blocks at the Wang Fuk Court residential estate in Hong Kongs Tai Po district on November 27, 2025. Firefighters were still dousing a devastating fire on November 27 which ripped through a Hong Kong high-rise complex, killing at least 44 people and leaving hundreds missing according to authorities. (Photo by Peter PARKS / AFP)
Foto: Foto yang diambil pada Kamis (27/11) menunjukkan api masih berkobar di beberapa unit apartemen di kompleks Wong Fuk Court, Hong Kong (AFP/PETER PARKS)
Jakarta -

Seorang pekerja migran asal Dampit, Kabupaten Malang, Erawati (37) menjadi korban tewas kebakaran apartemen di Hongkong. Erawati meninggal dalam kondisi memeluk anak majikannya.

kebakaran terjadi di Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong pada Rabu (26/11/2025). Beruntungnya, anak majikan yang dipeluk Erawati selamat.

"Informasinya, bayinya masih selamat," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang Tri Darmawan saat dikonfirmasi wartawan, dilansir detikJatim, Sabtu (29/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erawati terdaftar dalam data Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI). Tri mengaku belum mendapat informasi dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) maupun Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong kapan jenazah Erawati dipulangkan ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Data korban di SISKOP2MI ada," katanya.

Ia mengaku menerima kabar ada PMI asal Dampit yang menjadi korban kebakaran dari relawan PMI di Hongkong.

"Saya dapat informasi dari relawan PMI yang ada di Hong Kong. Tapi yang pasti pihak keluarga sudah dikabari," tuturnya.

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video: Korban Tewas Akibat Kebakaran Apartemen di Hong Kong Jadi 94 Orang

(dek/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads