Groundbreaking KKMP Pakansari, Menkop: Bisa Menjadi Percontohan Nasional

Groundbreaking KKMP Pakansari, Menkop: Bisa Menjadi Percontohan Nasional

Ihfadzillah Yahfadzka - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 16:13 WIB
Kemenkop
Foto: Dok. Kemenkop
Jakarta -

Pembangunan gerai dan pergudangan beserta pelengkap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakansari resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono di kawasan Stadion Pakansari, hari ini.

Ferry mengungkapkan lokasi pembangunan yang berada di pusat keramaian dan dekat dengan berbagai fasilitas publik dinilai sebagai salah satu titik terbaik untuk mengembangkan model koperasi kelurahan di Indonesia. Dia menilai, lokasi strategis KKMP Pakansari mampu menjadikan KKP tersebut sebagai salah satu proyek percontohan nasional.

"Lokasinya luar biasa strategis, ini bisa menjadi salah satu lokasi terbaik yang pernah kami lihat. Dengan lokasi sebagus ini, KKMP Pakansari sangat berpotensi menjadi percontohan bagi Kopdes dan Kopkel Merah Putih di seluruh daerah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, (29/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sesi khusus sebelum melakukan groundbreaking, Ferry melakukan zoom meeting dengan pengurus koperasi dari beberapa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang telah beroperasi di Kabupaten/Kota Bogor. Para pengurus dari Kopdes Kel Merah Putih tersebut menyampaikan progres operasionalisasi dan juga harapannya ke depan yang langsung ditanggapi oleh Ferry.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa pembangunan aset fisik KKMP ini bukan sekadar membangun gerai dan gudang, tetapi membangun fondasi ekonomi baru berdasarkan amanat konstitusi yaitu melalui koperasi. Setelah pembangunan selesai, ia meminta agar operasionalisasi Koperasi Kelurahan tersebut dapat langsung dilakukan oleh pengurus.

"Dari batu - batu yang kita susun ini insya Allah tahun depan akan terwujud 80 ribu koperasi yang fisiknya siap dan SDMnya siap. Ini akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan akan menjadi ekosistem ekonomi baru di Indonesia," ucapnya.

Ferry juga menekankan bahwa pemerintah serius menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat, khususnya bagi masyarakat kecil di desa dan kelurahan yang selama ini kurang mendapatkan akses permodalan dan rentan terhadap praktik rentenir serta pinjaman online ilegal.

Dalam kesempatan ini, dia juga mengatakan bahwa kehadiran KKMP Pakansari diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga. Dengan lokasi yang strategis dan dukungan pemerintah pusat, KKMP diproyeksikan menjadi model ekosistem ekonomi rakyat yang modern dan mampu bersaing dengan ritel besar.

"Koperasi Kelurahan Merah Putih ini akan kita kelola secara modern. Kita ingin membuktikan bahwa koperasi tidak kalah kerennya dengan badan usaha lain," tegasnya.

Ferry menuturkan, pemerintah melalui program ini ingin mendorong masyarakat desa dan kelurahan tidak hanya menjadi konsumen atau objek pembangunan, tetapi menjadi pelaku utama ekonomi melalui koperasi. Dengan adanya gerai dan gudang sendiri, koperasi dapat mulai memproduksi barang hingga membuka jalur ritel mandiri.

Ferry menyebut pembangunan KKMP di Pakansari sebagai fondasi awal menuju kebangkitan koperasi nasional. Dia optimistis langkah ini akan mampu melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sesuai dengan amanat konstitusi.

"InsyaAllah Bung Hatta bisa tersenyum karena hari ini perjuangannya untuk memajukan koperasi dapat kita lanjutkan. KKMP Pakansari akan jadi contoh bagi daerah lain di seluruh Indonesia," tuturnya.

Sementara itu Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa percepatan pembangunan koperasi ini sangat strategis. Saat ini, tim Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih tingkat Kabupaten terus melakukan invetarisasi aset milik pemerintah daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan aset fisik Kopdes/Kel Merah Putih.

Ia menjelaskan, salah satu agenda pentingnya adalah peletakan batu pertama pembangunan koperasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong yang dilakukan hari ini. Ke depan pembangunan gerai, gudang dan sarana pelengkap lainnya akan diakselerasi pembangunannya di beberapa titik lokasi lainnya se-Kabupaten Bogor.

"Target jangka panjang program ini yaitu, 435 koperasi Merah Putih akan dibangun di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, mencakup 416 desa dan 19 kelurahan," jelas Rudy.

Dalam kesempatan ini, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono juga menyampaikan bahwa dukungan penuh dari keluarga besar TNI terhadap kesuksesan pembangunan gerai, gudang dan pelengkapnya dari Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia. Ia menyebut bahwa tugas dan amanah yang diberikan kepada TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab strategis bagi satuannya.

"Kami mendapatkan perintah untuk membantu mengawal pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan. Ini kehormatan sekaligus tantangan yang harus kami tuntaskan karena merupakan kepercayaan negara kepada kami," ujarnya.

Henggar menjelaskan bahwa di Kabupaten Bogor terdapat 419 desa dan kelurahan yang menjadi bagian dari target pembangunan koperasi. Pembangunan dimulai pada 1 November, dan ditargetkan beberapa koperasi sudah dapat launching pada akhir Januari tahun depan.

Ia menegaskan bahwa Kodim 0621 bersama Pemkab Bogor berkomitmen penuh mengawal pembangunan koperasi hingga berdiri. Lokasi Pakansari akan dijadikan prototipe, disusul Bojongkoneng sebagai titik kedua, sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lain saat dilakukan peninjauan pejabat pusat maupun daerah.

"Kami berkomitmen bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota Bogor untuk mewujudkannya (pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih)," katanya.

Selain itu, Ketua KKMP Pakansari Arief Husin menuturkan bahwa keberadaan KKMP Pakansari ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang baru. Para pengurus menyatakan siap mengoptimalkan sumber dayanya dalam menjalankan roda bisnis dari KKMP ketika proses pembangunan fisik telah selesai.


"KKMP ini merupakan koperasi pengembangan sehingga layanan yang akan dilakukan juga meningkat dari semula yang hanya melayani satu RW namun kedepan akan meningkat untuk melayani 13 RW," jelas Arief.

Arief menambahkan kegiatan usaha lain juga akan dilakukan dengan pembukaan gerai sembako hingga layanan kesehatan melalui gerai klinik dan apotek. Dia bersama pengurus lainnya juga berniat untuk mendirikan unit bisnis kredit barang, hingga pengembangan produk UMKM lokal melalui koperasi.

"Kita membuka peluang bekerja sama dengan dapur SPPG (Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis) karena di sini banyak yang punya sumber peternak telur dan ayam ras termasuk ikan frozen," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD kabupaten Bogor Sastra Winara, Direktur Pengadaan Agrinas Pangan Nusantara Elphis Rudy, Dandim 0621 Henggar Tri Wahono, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Mikro Kementerian Koperasi (Kemenkop) Rulli Nuryanto, dan Staf Khusus Menteri Koperasi Rudi Wijaya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kemenkop Dorong Gapoktan Jadi KoperasiΒ Modern"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads