Update Data Korban Banjir-Longsor di Sumut: 127 Meninggal dan 104 Hilang

Duka dari Utara Sumatera

Update Data Korban Banjir-Longsor di Sumut: 127 Meninggal dan 104 Hilang

Nizar Aldi - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 15:50 WIB
Warga menyaksikan sejumlah rumah rusak tertimbun lumpur dan sampah kayu pascabanjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025). Gubernur Aceh Muzakir Manaf menetapkan status darurat bencana hidrometerologi setelah 16 kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir hingga longsor, terhitung 28 November hingga 11 Desember 2025. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc.
Foto banjir di Sumut (ANTARA FOTO/Ampelsa)
Jakarta -

BPBD Sumatera Utara kembali melaporkan jumlah korban dalam bencana banjir dan longsor yang menimpa sejumlah wilayah Sumatera Utara. Hari ini, BPBD mengungkapkan jumlah korban meninggal mencapai 127 orang.

"Data sementara meninggal dunia 127 orang, hilang 104 orang," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati dilansir detikSumut, Sabtu (29/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan BPBD Sumut yang dilihat, jumlah korban meninggal dunia paling banyak saat ini di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yakni 44 orang. Sedangkan korban hilang sebanyak 48 orang di Kota Sibolga.

Dilaporkan juga terdapat 152 orang yang terluka. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 11.139 orang.

ADVERTISEMENT

Berikut sebaran korban tewas dan hilang:

•⁠ ⁠Kabupaten Deli Serdang: 5 tewas dan 4 hilang
•⁠ ⁠Kabupaten Humbang Hasundutan: 6 tewas dan 4 hilang
•⁠ ⁠Kabupaten Pakpak Bharat: 2 tewas
•⁠ ⁠Kota Padangsidimpuan: 1 tewas
•⁠ ⁠Kabupaten Tapanuli Tengah: 34 tewas dan 33 hilang
•⁠ ⁠Kabupaten Tapanuli Selatan: 44 tewas dan 3 hilang
•⁠ ⁠Kota Sibolga: 30 tewas dan 48 hilang
•⁠ ⁠Kabupaten Tapanuli Utara: 5 tewas dan 12 hilang

Simak lengkapnya di sini.

(zap/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads