Ditanya Sweeping, Mahasiswa Malaysia Pilih Bungkam
Rabu, 29 Agu 2007 17:06 WIB
Surabaya - Mahasiswa Malaysia yang tengah melaksanakan studi di beberapa universitas di Surabaya memilih hati-hati dalam menyikapi sentimen sebagian warga Surabaya terhadap mereka.Mereka bungkam menanggapi aksi sweeping dilakukan Pemuda Pancasila (PP) terhadap atlet bulutangkis asal Malaysia.Mereka mengaku belum tahu adanya aksi sweeping tersebut. Mereka sendiri jadi tahu setelah dihubungi detikcom mengenai peristiwa tersebut."Saya nggak mau jawab, tanya saja yang lain," ujar Elkhairee B Mohamad Radzie, mahasiswa Malaysia yang berkuliah di Unair, kepada detiksurabaya.com, Rabu (29/8/2007).Jawaban serupa juga dilontarkan Hafizun Sarijari. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair tersebut bahkan mencurigai setiap pertanyaan yang dilontarkan detiksurabaya.com."Apa maksud pertanyaan anda," kata mahasiswa angkatan tahun 2000 ini.Meskipun sudah dijelaskan sejelas mungkin, tetap saja jawaban yang keluar dari gadis adalah no comment. Bahkan Hafizun mengelak setiap pertanyaan dengan jawaban kalau ia sudah lama tidak melihat televisi dan sebentar lagi ia akan pulang ke Malaysia karena masa studinya sudah kelar.Presiden Perkumpulan Mahasiswa Malaysia di Surabaya, Muhamad Iqbal Bin Radin Muhamad Amin, memilih diam dan langsung menutup teleponnya saat dihubungi detiksurabaya.com. Sebelumnya Iqbal mengatakan kalau ia belum mengetahui adanya aksi sweeping."Saya nggak berani ngomong, coba tanya ke konjen Malaysia," tandas Iqbal. (iwd/mar)
(iwd/mar)











































