PDIP Keluhkan Mardiyanto Tak Kulonuwun Jadi Mendagri
Rabu, 29 Agu 2007 16:05 WIB
Jakarta -
Mardiyanto menjadi gubernur Jawa Tengah atas dukungan PDIP. Kini Mardiyanto menjadi Mendagri. Tapi ternyata dia belum pamit pada partai oposan itu.Hal tersebut dikeluhkan Ketua Bappilu DPP PDIP Tjahjo Kumolo sebelum acara diksusi "Konfigurasi politik penarikan dukungan PAN kepada SBY" di Sekretariat KAHMI, Jl Madiun, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2007)."Tidak ada pamit. Minimal apa ketemu Bu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati), itu tidak ada komunikasi. Ya sudah, mungkin dia anggap sudah cukup untuk menggunakan kendaraan politik PDIP jadi gubernur," kata Tjahjo.Menurut Tjahjo, Mardiyanto tidak tercatat sebagai kader PDIP dan tidak memiliki kartu anggota PDIP. Mardiyanto hanya pernah diusung partai berlambang banteng moncong putih itu dalam pencalonan gubernur dan berhasil selama 2 periode."Akhirnya dia menjadi Mendagri itu sah-sah saja. Hanya etikanya, dulu dia kulonuwun minta didukung PDIP. Sekarang dia pamit sebagai Mendagri atau tidak, biar orang yang menilai," kata pria berkacamata itu.Menjadikan Mardiyanto sebagai Mendagri, lanjut Tjahjo, adalah hak prerogatif Presiden SBY. Dia pun enggan menilai sikap Mardiyanto yang tidak pamit itu sebagai hal yang tidak etis."Soal etis atau tidak, yang tahu kan Pak Mardiyanto sendiri. Yang jelas, PDIP tetap melakukan kritik terhadap Pak Mardiyanto kalau dia tidak mampu berbuat yang terbaik," pungkas Tjahjo.
(nwk/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































