Polisi Tembak Mati Tiga Perampok Lintas Provinsi

Polisi Tembak Mati Tiga Perampok Lintas Provinsi

- detikNews
Rabu, 29 Agu 2007 14:49 WIB
Pekanbaru - Tiga perampok kelas kakap antarlintas provinsi, Riau dan Sumatera Utara (Sumut), tewas ditembak Tim Reserse Polres Bengkalis. Ketiga mayat itu kini berada di RS Bayangkara Polda Riau. Kapolres Bengkalis AKBP Anang Rivandoko mengungkapkan hal itu saat ditemui detikcom di RS Polda Riau, Jl Kartini, Pekanbaru. Dia menjelaskan, ketiga parampok antarlintas provinsi ini sudah menjadi target operasi. Selama dua bulan mereka sudah diintai di tempat persembunyiannya. "Selama dua bulan ini mereka bersembunyi di perbatasan antara Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar. Mereka ini nginepnya di kandang kambing. Hal itu dimungkinkan bila terjadi pernyergapan polisi mereka bisa segara kabur," terang Anang. Kawanan perampok bersenjata api ini disergap Rabu (29/8/2007) sekitar pukul 03.15 WIB dini hari. Tim Serse Polres Bengkalis beranggotakan 7 orang yang dibagi menjadi dua tim. Tim pertama mengintai rumah penduduk yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kandang kambing yang dijadikan tempat persembunyian. Tim kedua hanya beberapa meter dari lokasi kandang kambing itu sendiri. Kehadiran Tim Reserse sempat tercium para perampok itu. Lantas para kawanan perampok ini sempat mengarahkan senjata apinya ke pihak kepolisian. Pagi buta itu pun sempat terjadi adu tembak. Namun dipastikan, tidak ada aparat kepolisian yang menjadi korban. "Ketiganya tertembak pada bagian dadanya dan tewas di tempat," kata Anang. Ketiga perampok ini adalah, R Afrijal (28), Handoko alias Anto Madura (31) dan Siswanto (28). Dari lokasi persembunyian ini, polisi menyita barang bukti tiga pucuk pistol jenis FN bersama amunisinya dan satu pucuk pistol colt juga bersama amunisinya. "Kami juga mengamankan satu unit kendaraan RX King yang selama ini dijadikan alat untuk merampok," jelas Anang. Sekitar tiga bulan yang lalu, kawanan perampok ini berhasil merampok salah satu SPBU di Kabupaten Bengkalis. Saat itu uang kontan sebanyak Rp 658 juta amblas dibawa kabur. "Mereka ini tiap kali melakukan aksinya selalu menggunakan senjata api," kata Anang. Masih, menurut Anang, kawanan ini belum lama ini juga melakukan aksi perampokan di di Binanga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut. Mereka berhasil menggondol uang sebanyak Rp 1,3 miliar yang meraka rampok dari sebuah perusahaan. "Kita barusan koordinasi dengan Polres Tapanuli Selatan. Kita memberikan ciri-ciri perampok yang berhasil kita tembak itu dan ternyata sama dengan apa yang menjadi DPO mereka juga selama ini," kata Anang. (cha/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads