Polly Yakin Munir Diracun di Pesawat, Puas Keterangan Ongen

Polly Yakin Munir Diracun di Pesawat, Puas Keterangan Ongen

- detikNews
Rabu, 29 Agu 2007 13:03 WIB
Jakarta - Keterangan saksi ahli bahwa Munir meninggal 8-9 jam setelah tubuhnya kemasukan arsenik meyakinkan Pollycarpus kalau Munir diracun di atas pesawat. Sebab Munir tewas 2 jam sebelum pesawat mendarat.Padahal rute Singapura-Amsterdam, Belanda, memakan waktu 12 jam.Polly menyampaikan analisanya itu menjawab pertanyaan wartawan usai sidang PK Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Rabu (29/8/2007).Sebelumnya ahli toksiologi dari Universitas Udayana, I Made Agus Gelgel Wirasuta membeberkan proses kematian Munir.Dalam kesaksiannya Wirasuta mengatakan Munir terdedah arsen III 83 persen dan arsen V 17 persen. Dari hasil temuan ini, Munir meninggal 8-9 jam setelah arsen masuk ke badannya."Penerbangan dari Singapura ke Amsterdam kan 12 jam. Saksi ahli mengatakan racun itu in take 8-9 jam sebelum meninggal. Sekarang 12 jam dikurangi 2 jam sebelum mendarat, sebelum Munir tewas, sisanya 10 jam," beber Polly.Itu artinya, imbuh Polly, Munir diracun 1 jam setelah pesawat take off dari Singapura. "Itu terjadi di pesawat Singapura menuju Amsterdam," katanya.Saat ditanya apakah dia puas dengan keterangan Ongen Latuhaimallo, Polly mengaku sangat puas. "Ya saya puas. Dia jujur, tidak bohong," tegasnya.Sidang PK Munir dijadwalkan digelar dua minggu lagi dengan agenda kontra memori PK. (umi/nrl)


Berita Terkait