Ketua DPR:
Malaysia Tidak Berjiwa Besar
Rabu, 29 Agu 2007 12:49 WIB
Jakarta -
Sikap Malaysia yang tidak meminta maaf setelah insiden pemukulan wasit karate Indonesia, Donald Peter Luther Kolobita (47), disesalkan Ketua DPR Agung Laksono."Kita sangat menyesalkan sekali. Ini menunjukkan Malaysia tidak punya jiwa besar dalam bertetangga dengan Indonesia," kata Ketua DPR Agung Laksono usai rapat paripurna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2007).Agung menilai langkah hukum yang dilakukan pemerintah Malaysia terhadap 4 polisi yang memukul Donald dinilai wajar."Itu di mana-mana terjadi dan dilakukan. Tetapi dengan tidak meminta maaf berarti menunjukkan Malaysia bukan sebagai tetangga yang baik," ujarnya.Menurut dia, pemerintah harus mengambil langkah untuk evaluasi. "Jangan berhenti di sini. Perlu diambil langkah-langkah untuk membalas tidakan tersebut," cetus politisi Partai Golkar ini.Bentuknya apa Pak? "Ya itu terserah pemerintah," sahut Agung singkat.Donald menjadi salah satu wasit asal Indonesia dalam kejuaraan karate se-Asia di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Dia dianiaya 4 polisi Malaysia karena dianggap mirip dengan pelaku kejahatan yang diincar aparat setempat.
(aan/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































