Pengguna JORR: Masya Allah!

Ditagih Tarif Rp 6.000

Pengguna JORR: Masya Allah!

- detikNews
Rabu, 29 Agu 2007 10:59 WIB
Jakarta - Wajah kesal dan tersungut-sungut masih terlihat di pintu masuk tol Lenteng Agung II. Calon pengguna JORR masih banyak yang tidak terima harus membayar tarif rata-rata Rp 6.000."Masya Allah! Bukannya Rp 3.000," teriak seorang pengemudi kepada petugas yang berjaga di loket gerbang tersebut, Rabu (29/8/2007).Petugas bernama Anita pun menjelaskan panjang lebar soal sistem tarif terbuka yang baru diberlakukan di JORR. Dari pengamatan detikcom, petugas loket, Anita dan Siti, tidak henti-hentinya menjelaskan sistem baru tersebut kepada setiap pengguna JORR. Inilah yang membuat kemacetan di depan gerbang tersebut sempat parah pagi tadi.Siti dan Anita yang sering kena semprot pengguna jalan tidak bisa berbuat apa-apa. Meski tampak lelah dan sedikit kesal dengan pengemudi yang ngeyel, keduanya tetap memberikan sosialisasi.Tidak hanya Siti dan Anita, tiga orang petugas PT Jasa Marga juga membantu memberi penjelasan kepada pengguna jalan dengan mendatangi mereka satu per satu sambil menyerahkan karcis tarif yang harus dibayar pengemudi.Kepala SIP JORR Lenteng Agung II Sukandar mengakui kemacetan yang sempat mencapai 1 km lebih di kawasan ini akibat penerapan sistem baru tersebut."Ya karena sistem terbuka, kemudian alur dari arah Pasar Rebo danm Depok numplek di sini semua, jadinya macet," kata dia.Dengan sistem terbuka, menurut Sukandar, banyak pengemudi yang terkaget-kaget. "Padahal kami sudah melakukan sosialisasi sejak lama, tapi masyarakat tidak tahu," kat Sukandar.Sukandar tidak menjelaskan sejak kapan pihaknya melakukan sosialisasi soal sistem baru tersebut."Ya mudah-mudahan sih besok atau lusa sudah kembali normal," ujarnya.Hingga pukul 10.30 WIB, kemacetan masih terlihat di gerbang ini. Hanya saja jumlah kendaraan sudah mulai menyusut. Jika sebelumnya kemacetan lebih 1 km, kini tinggal 600-an meter. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads