Sistem Tarif Terbuka Dianggap Hanya Untungkan Pengelola Tol

Sistem Tarif Terbuka Dianggap Hanya Untungkan Pengelola Tol

- detikNews
Rabu, 29 Agu 2007 10:26 WIB
Jakarta - Sistem terbuka yang diberlakukan di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dinilai hanya menguntungkan pengelola jalan tol saja. Pengguna tol justru dirugikan. Penerapan sistem satu tarif itu juga bisa menurunkan fungsi jalan tol.Penggunaan jalan tol lama kelamaan hanya akan seperti jalan arteri. Padahal, pertumbuhan kendaraan saat ini berkembang pesat."Penggunaan jalan tol akan terus menurun sementara jumlah kepemilikan kendaraan bermotor terus naik," kata pengurus YLKI Bidang Transportasi Tulus Abadi kepada detikcom, Rabu (29/8/2007). Karena itu dia berharap DPR segera merevisi seluruh isi UU Nomor 38/2004 tentang jalan dengan melihat berbagai aspek. Jadi tidak hanya berpatokan pada UU tersebut dan inflasi saat menerapkan tarif baru.Menurut dia, kenaikan tarif tol perlu dipertanyakan penyebabnya. "Ngawur menaikkan tarif tol hanya disesuaikan dengan UU Nomor 38/2004 tentang jalan," kata Tulus.Sistem tarif terbuka yang rata-rata Rp 6.000 untuk jarak jauh dan dekat baru diterapkan sekitar pukul 20.00 WIB, beberapa jam setelah kenaikan tarif tersebut diumumkan. Operator JORR, PT Jasa Marga menilai sistem ini menguntungkan para pengguna jalan, terutama pengguna jarak jauh. (ptr/umi)


Berita Terkait