Langit Buram, Ratusan Penikmat Gerhana Bulan di TIM Kecewa

Langit Buram, Ratusan Penikmat Gerhana Bulan di TIM Kecewa

- detikNews
Selasa, 28 Agu 2007 18:22 WIB
Jakarta - Ratusan orang yang berusaha melihat langsung gerhana bulan di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM) sedikit kecewa. Sebab udara Jakarta pada Selasa (28/8/2007) sore ini tidak terlalu cerah.Di ufuk timur, langit tertutup kabut putih pekat. Hal itu membuat gerhana bulan yang dinanti-nantikan belum juga tampak.Sementara, 4 teropong yang disediakan tidak mampu melayani pengunjung. Namun pihak Planetarium telah menyediakan satu layar lebar untuk menampilkan prosesi gerhana bulan total.Salah satu pengunjung, Solvi (27), warga Setia Budi, Kuningan, Jakarta, mengaku tidak ingin melewatkan momen indah ini. Ia datang bersama anaknya, Sheila (5), untuk melihat gerhana bulan secara langsung."Sayang kalau dilewatkan. Pengin lihat secara langung. Katanya 18 tahun baru ada lagi. Jadi, sambil menemani anak, saya pengin melihat. Tapi sayang teleskopya sedikit, makanya harus antre. Gantian," ujar Solvi.Sementara itu, Widyaswitar, salah satu petugas Planetarium memastikan gerhana bulan bisa dinikmati antara pukul 17.51 hingga 19.30 WIB. Gerhana itu dapat dinikmati dengan mata telanjang.Menurut Witar, salah satu manfaat gerhana bulan adalah untuk mengetahui tingkat polusi udara. Kalau bulan kelihatan makin merah, berarti tingkat polusi sangat tinggi. "Kalau semakin merah artinya udara di kawasan itu, makin terkena polusi. Polusinya makin tinggi," ujarnya. (irw/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait