Siswa SLB Ikuti Lomba Modeling
Selasa, 28 Agu 2007 17:26 WIB
Yogyakarta - Sekitar 49-an siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) se Indonesia mengikuti lomba modeling. Meski memiliki keterbatasan, lenggak-lenggok mereka bagai model profesional. Kegiatan tersebut bagian dari acara Jambore dan Gebyar Siswa Pendidikan Khusus (PK) dan Pendidikan Layanan Khusus (PLK) di Gedung Fitnes Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jl Colombo, Yogyakarta, Selasa (28/8/2007). Salah satu ruangan fitnes penuh cermin besar di lantai 2 UNY selama dua hari disulap arena lomba modeling. Para peserta beraksi di atas catwalk sepanjang 10-an meter. Sepatu tinggi menghiasi kaki para peserta.Lomba modeling itu diikuti 49 peserta, terdiri 28 siswa SMA pendidikan luar bisa dan 21 siswa dengan bakat istimewa. Mereka berlaga selama dua hari, yakni 27 hingga 28 Agustus. Para peserta memperagakan busana formal, semi formal, muslim, dan pakaian adat.Sebelum tampil, peserta diberi pengarahan oleh panitia. Mereka tampak tampak tenang. Sikap sebaliknya justru ditunjukan para pendamping maupun orangtua peserta.Mereka merapikan make up, rambut, dan baju yang dikenakan peserta. Akibatnya panitia berkali-kali mengingatkan agar pendamping untuk menyingkir dan duduk di panggung.Suasana meriah terjadi ketika para peserta naik ke atas pentas. Dentuman keras musik pengiring langsung terdengar. Belum lagi tepuk tangan dari para pendukung.Suasana semakin riuh ketika dewan juri mengumumkan para pemenang. Para peserta dan pendamping saling berpelukan saat namanya diumumkan sebagai pemenang.Juara 1 lomba modeling ini diraih siswa SLB Tuna Rungu, Lirih Anggriyani, asal Jawa Barat. Juara dua disabet Veloni Primanta asal Jawa Tengah, sedangkan juara ketiga diambil oleh Putu Eka Wahyuni asal Bali. Sedang untuk siswa berbakat istimewa juara pertama, Jeslyn Candra asal Medan. Nomor dua ditempati tuan rumah DIY, Yefitra Citrawati. Ketiga ditempati Laras Suhada asal NTT.
(bgs/djo)











































