Jelang Gerhana Bulan, Air Laut di Semarang Naik
Selasa, 28 Agu 2007 15:34 WIB
Semarang - Air laut di Laut Jawa, khususnya Semarang, naik sekitar 30 centimeter akibat bulan purnama. Namun demikian, semua relatif normal. Dalam pantauan detikcom, Selasa (28/8/2007), aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas maupun di pantai tampak biasa saja. Perahu-perahu tetap berlabuh dan bersandar tanpa kekhawatiran.Kepala BMG Semarang M Chaeran mengatakan, kenaikan air laut itu sesungguhnya bukan disebabkan gerhana bulan, melainkan karena bulan purnama. "Bukan gerhananya, tapi bulan memang sedang full atau penuh," kata dia kepada melalui ponsel. Kenaikan air laut di Laut Jawa tersebut diperkirakan akan terjadi maksimal dua hari. Kenaikan itu juga terjadi secara periodik. Setelah itu, kondisinya akan normal. Chaeran menyatakan, gelombang tinggi lebih banyak terjadi di Laut Selatan Jawa. Hal itu bukan juga disebabkan gerhana bulan, melainkan angin kencang. "Di Laut Selatan, angin sangat kencang. Karena itu, ombaknya tinggi," jelasnya. Gelombang tinggi di Laut Jawa tak akan berdampak negatif, karena kenaikannya relatif tidak terlalu tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir beraktivitas di pantai.
(try/asy)











































