Wasit Karate Korban Polisi Malaysia Tinggalkan RSPP 30 Agustus

Wasit Karate Korban Polisi Malaysia Tinggalkan RSPP 30 Agustus

- detikNews
Selasa, 28 Agu 2007 13:34 WIB
Jakarta - Kondisi wasit karate Indonesia yang dianiaya empat polisi Malaysia, Donald Peter Luther Kolobita (47), mulai membaik. Diperkirakan Kamis 30 Agustus dia sudah bisa meninggalkan rumah sakit."Secara umum kondisinya sudah mulai membaik. Mungkin Kamis (30 Agustus) atau Jumat (31 Agustus) sudah bisa dibawa pulang," kata Dirut Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Adji Suprajitno, dalam jumpa pers di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2007).Menurut Adji, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sejumlah luka di tubuh Donald. Antara lain pada gendang telinga dan pendarahan di bagian mata. Pada bagian testis sebelah kiri, terdapat bekuan darah. Namun dokter tidak menemukan tulang retak."Kondisi mata Donald masih merah, dan ada darah membeku di testis. Namun darah itu nanti akan diserap tubuh korban, seiring dengan berjalannya waktu," kata dokter yang menangani Donald, dr Maridi.Saat ditemui di ruangannya, Donald yang tengah menyantap makan siangnya tampak didampingi sang ibu, Irene Kobandaha. Pada wajahnya masih tampak bekas lebam berwarna kebiruan, matanya tampak merah dan kaki kanannya dibalut perban."Sebelumnya saya kalau mau berdiri butuh waktu 1 menit, sekarang sudah bisa," ungkap Donald.Donald menjadi salah satu wasit asal Indonesia dalam kejuaraan karate se-Asia di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Dia dianiaya 4 polisi Malaysia karena dianggap mirip dengan pelaku kejahatan yang diincar aparat setempat. (fiq/nrl)


Berita Terkait