Biaya Pisahkan Yessa-Yessi Gratis
Selasa, 28 Agu 2007 12:51 WIB
Jakarta - Biaya Rp 617 juta untuk memisahkan tubuh Yessa-Yessi yang dilahirkan dempet dada dan perut sungguh mahal. Apalagi sang ayah, M Yunus, hanya berprofesi sebagai tukang ojek.Namun beruntung bagi pasangan M Yunus-Herdiana, sebab beban pembayaran itu tidak perlu ditanggung mereka. Pihak RSCM menyatakan gratis atas seluruh biaya perawatan, operasi pemisahan, hingga perawatan kembali kembar siam itu."Pertimbangannya, mereka itu orang miskin. Mereka butuh biaya besar. Kita lihat itu ada harapan hidup," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSCM dr Julianto Witjaksono usai jumpa pers di Departemen Mata RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Senin (28/8/2007).Menurut Julianto, sejak kembar siam itu mulai dirawat pada 18 September 2006 hingga saat ini, telah memakan Rp 617 juta. Angka itu termasuk perawatan di ruang ICU sebesar Rp 5 juta per hari. Yessa-Yessi mulai ditangani sejak berusia 2 minggu sampai saat ini, 11 bulan."Saat ini masih klaim RSCM, belum ditagihkan ke Askes," kata pria berkacamata itu.Namun, lanjut Julianto, pihaknya berharap pemerintah akan mengganti biaya tersebut.Yessa-Yessi dilahirkan di Palembang 1 September 2006 melalui operasi Caesar. Pada 21 Agustus 2007 lalu, tubuh kembar putri dempet dada dan perut ini dipisahkan oleh tim dokter RSCM yang beranggotakan 80 orang.
(fiq/sss)











































