Adam Nyaris Serobot Jalur Landing Lion di Langit Cengkareng
Selasa, 28 Agu 2007 12:23 WIB
Jakarta - Sudah bukan rahasia lagi, jalur penerbangan di atas langit Jakarta sangatlah padat. Dua pesawat nyaris bersinggungan di udara bisa saja terjadi. Sabtu, 25 Agustus 2007 lalu, pesawat AdamAir nyaris menyerobot jalur mendarat Lion Air saat akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Kronologi seperti yang diceritakan sumber detikcom, Senin 27 Agustus , AdamAir sudah disetujui untuk mendarat di landasan pacu 07 LEFT (dari arah 70 derajat, landasan pacu sebelah kiri). Kemudian pesawat AdamAirmenyimpang masuk ke jalur 07 RIGHT (dari arah 70 derajat, landasan pacu sebelah kanan) tanpa pemberitahuan ke Air Traffic Control (ATC).Padahal, jalur 07 RIGHT pada saat yang sama akan digunakan untuk mendarat pesawat Lion Air. Pada saat demikian, posisi AdamAir hanya 1 mil (1,6 kilometer) di depan Lion Air, tepatnya pada localizer (instrumen pendaratan semacam radio yang memandu pesawat mendarat dengan akurasi tinggi) yang digunakan pada saat pesawat akan mendarat. ATC kemudian memberikan konfirmasi pada AdamAir pada saat posisi AdamAir di localizer landas pacu 07 RIGHT.Instruksi tersebut diterima dan dilaksanakan. Kemudian ATC memberikan heading untuk kembali ke landasan pacu 07 LEFT. AdamAir akhirnya mendarat dengan selamat di landasan pacu yang telah menjadi jalurnya tersebut. Begitu pula pesawat Lion Air mendarat dengan selamat di landasan pacu 07 RIGHT.Sementara itu pihak Angkasa Pura II melalui Kepala Humas M Wasfan mengatakan belum mendapat laporan atas peristiwa itu. "Kita belum dengar ada peristiwa itu," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (28/8/2007)Sementara pihak AdamAir melalui Kepala Komunikasi Danke Drajat menyatakan hal serupa, belum mengetahui adanya peristiwa tersebut. "Kita akan menanyakan pada Chief Pilot," ujar Danke. Sementara pihak Lion Air, belum berhasil dimintai konfirmasinya.Sangat MembahayakanSementara salah seorang pilot dari salah satu maskapai nasionalyang enggan disebutkan namanya mengatakan kondisi yang dialami Adam dan Lion tersebut adalah hal yang tidak biasa. "Itu bisa berbahaya. Karena jalur terbang, jalur mendarat hingga ketinggian sudah ditentukan dalam rencana penerbangan yang sudah ditentukan," kata pilot tersebut.Petugas maskapai di darat, beberapa saat setelah boarding, selalu membuat catatan tertulis mengenai rencana penerbangan meliputi ketinggian, jalur yang akan ditempuh, hingga ketinggian. Catatan itu kemudian diserahkan kepada ATC, yang selalu memandu pilot selama proses penerbangan, baik di darat maupun di udara.Tidak menutup kemungkinan, pesawat AdamAir dan Lion Air akan bersinggungan karena mendarat pada jalur pendaratan yang sama, bila pilot tidak segera kembali ke jalur semula.
(nwk/asy)











































