Berlayar ke Pulau Sumbawa

Berlayar ke Pulau Sumbawa

- detikNews
Selasa, 28 Agu 2007 10:34 WIB
Mataram - Hari masih subuh. Namun, aktivitas pelabuhan Kayangan, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tampak sibuk. Sebuah kapal feri bernama Jemla Fajar tengah bersandar untuk bongkat-muat. Feri lainnya menunggu giliran.Pelabuhan Kayangan adalah tempat penyeberangan dari Pulau Lombok menuju Pulau Sumbawa. Untuk sampai pelabuhan itu, perlu perjalanan darat dari Kota Mataram selama 1,5 jam. Jalan berkelok sejauh 72 km ditempuh melewati kaki dan lereng Gunung Rinjani.detikcom dan beberapa wartawan lainnya memang harus berangkat lebih awal ke Sumbawa. Soalnya, Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Edi dan para deputinya menumpang helikopter ke pulau itu. Pak Menteri hendak meresmikan program regional manajemen di Sumbawa Barat.Saat bongkar muat selesai, penumpang yang akan ke Sumbawa pun masuk ke dalam feri. Tarifnya cukup murah, Rp 13.000.Pada penyeberangan Minggu, 26 Agustus 2007 itu, penumpang lumayan ramai. Namun jangan terperanjat jika mereka tiba-tiba 'lenyap'. Para penumpang tidur menjulur di kursi panjang, sehingga badan mereka tidak terlihat dari belakang.Bagi yang baru pertama kali menyeberangi Selat Alas, selat antara Lombok dan Sumbawa, alangkah sayangnya jika dilewatkan dengan tertidur pulas. Sebab penyeberangan itu akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.Lebih baik memesan kopi hangat di kafe di dalam kapal feri. Cukup dengan Rp 5.000, secangkir plastik kopi bisa dibawa ke geladak feri. Rasa kopi makin nikmat dengan semilir angin laut yang berhembus."Di sini feri beroperasi selama 24 jam penuh," ujar Baddarudin, salah seorang nakhoda feri.Menurut Baddarudin, kapal yang ia kemudikan bisa berlayar 5 kali pulang-pergi setiap hari. Dengan lebih kurang 10 feri, jalur penyeberangan itu boleh dibilang ramai.Pada pelayaran pagi itu, ombak cukup tenang. Barisan pulau-pulau kecil bermunculan begitu mentari memancarkan sinarnya. Merahnya puncak Gunung Rinjani tidak akan bisa ditinggalkan, meski feri telah berangkat.Saking banyaknya pulau, kita harus bersabar untuk melihat pelabuhan Poto Tano di Sumbawa Barat. Pelabuhan kecil itu tersembunyi di antara pulau-pulau.Penyeberangan ke Pulau Sumbawa ditempuh dalam waktu 1 hingga 1,5 jam. Tepat pukul 07.00 Wita, feri bersandar mantap di Poto Nano. Pelabuhan itu terletak di kecamatan Seteluk, kecamatan paling utara Kabupaten Sumbawa Barat."Tau samawa mole jango desa. Dalam bahasa Sumbawa, itu artinya pulang kampung. Saya ini mau pulang," ujar seorang penumpang kepada detikcom. (irw/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads