Tol Cikunir Diresmikan Menko Perekonomian, Tarif Rp 6.000?
Selasa, 28 Agu 2007 08:11 WIB
Jakarta -
'Pita' peresmian operasional Tol Cikunir-Hankam ternyata tidak akan dipotong Presiden SBY. Peresmian akan dilakukan Menko Perekonomian Boediono."Kita sih maunya yang meresmikan pemerintah, jadi siapa saja. Nggak harus Presiden. Peresmian nanti sore oleh Pak Menko Perekonomian Boediono," ungkap Humas PT Jasa Marga Zuhdi Saragih kepada detikcom, Selasa (28/8/2007).Dalam peresmian itu, Menko Perekonomian Boediono rencananya akan ditemani Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto selaku pembina teknis dan Menneg BUMN Sofyan Djalil, serta pejabat terkait seperti Dirut Jasa Marga Frans Sunito dan Badan Pengelola Jalan Tol. Peresmian akan dilakukan pukul 16.00 WIB. Dalam peresmian Tol Cikunir-Hankam, pemerintah juga akan mengumumkan rencana menerapkan tarif terbuka ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Panjang ruas jalan yang meliputi Cilincing-Ulujami itu mencapai 45 km. Namun berapa besaran tarif yang diberlakukan, Zuhdi mengaku tidak tahu. "Tunggu saja, begitu diresmikan sekalian diterapkan," katanya.Sebelumnya Badan Pengelola Jalan Tol berharap tarif terbuka JORR sama dengan tarif yang berlaku untuk tol dalam kota. Saat ini tarif tertutup tol dalam kota sebesar Rp 4.500. Jika rencana kenaikan tarif tol sebesar 20 persen direalisasikan, maka tarif tol dalam kota berkisar Rp 5.500.Namun sas-sus yang beredar, tarif terbuka yang akan diberlakukan untuk ruas tol Cilincing-Ulujami sebesar Rp 6.000. Informasi ini telah berkembang di kalangan pengguna jalan tol tersebut sejak kemarin."Saya dikasih tahu petugas, tarifnya bakal naik jadi Rp 6.000," kata Ny Desi, warga Jatiasih, yang biasa melintas di tol Jatiwarna-TMII dengan tarif Rp 1.000.Soal besaran tarif yang akan diberlakukan beberapa jam lagi itu, belum ada konfirmasi dari pejabat terkait. Zuhdi tetap tutup mulut. "Saya tidak tahu, tunggu saja nanti," pungkasnya.
(umi/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































