Produksi Opium di Afganistan Meningkat Pesat
Senin, 27 Agu 2007 23:08 WIB
Kabul - Produksi opium di Afganistan meningkat 34 persen pada 2007 ini. Jumlah ini semakin mengukuhkan Afganistan sebagai negara penghasil narkoba mematikan terbesar di dunia.Dalam laporan PBB untuk urusan narkoba dan kejahatan (UNODC) disebutkan, Provinsi Helmand adalah daerah terbesar penghasil opium di Afganistan. Wilayah yang terdapat di Afganistan selatan ini menjadi sumber bagi perdagangan opium secara gelap.Laporan itu juga menjelaskan, selama ini barang haram tersebut digunakan oleh kelompok Taliban untuk membiayai kegiatannya. Usaha Taliban ini pun kemudian dihentikan Inggris dan Amerika Serikat."Produksi opium yang merupakan sumber heroin ini meningkat pesat hingga level yang menakutkan pada 2007," kata UNODC dalam penjelasannya yang dilansir AFP, Senin (27/8/2007).Produksi opium selama 2007 di Afganistan diperkirakan mencapai 8.200 ton. Jumlah ini naik 6.100 ton atau 34 persen dibanding 2006. Wilayah yang ditanami tanaman ini juga meningkat menjadi 193 ribu hektar atau meningkat 28 ribu hektar dibanding 2006."Afganistan menjadi suplier narkoba terbesar di dunia yang menguasai 93 persen pasar di seluruh dunia," jelas survei tersebut.
(ary/ary)











































