Wartawan Tertipu Wanita yang Mengaku Tetangga Luciana
Senin, 27 Agu 2007 22:40 WIB
Jakarta - Maunya mencari latar belakang keluarga Luciana, yang didapat hanya bualan. Bualan itu keluar dari seorang wanita yang mengaku bernama Eva, sebagai tetangga Luciana. Tapi apa yang didapat?Peristiwa ini terjadi di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2007) saat para pencari berita meliput.Bagian ruang jenazah dipenuhi wartawan yang ingin meliput jenazah Luciana Loliana dan Imanuel Saegusa, korban yang diduga terjatuh karena bunuh diri dari lantai 35 Apartemen Ambassador.Wartawan pun kasak kusuk mencari informasi mengenai latar belakang wanita ini. Di ruang tunggu jenazah sejak pagi, ada seorang wanita bertubuh subur dan mengaku sebagai tetangga Luciana ketika tinggal di Rawa Badak, Jakarta Utara. Wanita itu mengaku bernama Eva.Eva yang berpakaian hijau itu pun dikerubuti wartawan media cetak, ditanyai segala hal yang berkaitan dengan Luciana. Jawabannya pun meyakinkan wartawan yang menanyainya."Setahu saya mereka baik-baik saja. Aduh jangan tanya saya deh," kata Eva ketika ditanya tentang kehidupan rumah tangga Luciana.Anehnya, ketika diminta wawancara media elektronik Eva pun menghindar. "Nggak, Mbak. Jangan sama saya, keluarganya saja," elak dia.Kejanggalan muncul ketika kolega Toshihiro Saegusa (suami Luciana) bernama Sugiarto datang untuk mengurus keperluan administrasi jenazah. Eva yang berpura-pura sebagai tetangga Luciana, meminjam telepon selular milik Sugiarto. "Pak saya pinjam hpnya buat ngebel mamanya (Luciana)," sahut Eva seperti dituturkan Sugiarto.Sugiarto pun percaya dan menyerahkan ponsel itu kepada Eva. Sugiarto lantas sibuk mengurusi tetek bengek jenazah Luciana dan Imanuel. Saking sibuknya, dia sampai tak sadar ponsel yang dipinjam Eva tidak kembali.Sekitar pukul 19.00 WIB, Eva sudah tidak terlihat batang hidungnya. Ponsel milik Sugiarto juga tak tentu rimbanya. Sugiarto pun lantas melapor pada polisi yang juga menangani jenazah Luciana sambil bertutur kepada wartawan. "Aduh, duh, duh," ucap Sugiarto sambil geleng-geleng kepala.Beberapa wartawan yang liputan sejak pagi baru sadar bahwa nara sumber yang diwawancarainya ternyata maling. Mereka pun buru-buru menghubungi kantornya agar pernyataan Eva tidak dimuat."Eh, jangan dimuat pernyataannya Eva itu, dia itu penipu," ungkap salah satu wartawan yang panik sambil menelepon.Kameramen yang merasa telah mengambil gambar pun memutar ulang hasil rekamannya. Wartawan pun berkerumun, "Itu dia, itu dia," kata salah seorang wartawan. Dalam rekaman, tampak gambar Eva yang sedang berbincang melayani pertanyaan wartawan sambil duduk di ruang tunggu jenazah.Polisi yang ikut melihat pun berseru, "Nah, itu dia masuk daftar pencarian orang (DPO) saya ," ujar polisi dari Polsek Setiabudi itu.
(nwk/ary)











































