Mahasiswa Baru Unpad Pecahkan Rekor MURI Main Angklung

Mahasiswa Baru Unpad Pecahkan Rekor MURI Main Angklung

- detikNews
Senin, 27 Agu 2007 13:44 WIB
Bandung - Baru saja menginjakkan kaki ke bangku kuliah, 10 ribu mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) menorehkan sejarah. Mereka memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai permainan angklung dengan jumlah pemain terbanyak.Permainan angklung itu dimainkan bersama dengan dosen, guru besar, rektor, gubernur, hingga menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik. Permainan angklung terbanyak ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis Unpad ke 50, yang digelar di halaman kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Senin (27/8/2007). Lebih dari 10 ribu orang memadati halaman kampus, di mana masing-masing memegang satu buah angklung yang satu sama lain berlainan nada. Ada delapan nada dalam musik angklung. Setiap angklung diberi nomor. Gubernur Jabar Danny Setiawan dan Menbudpar Jero Wacik mendapatkan angklung nomor lima dengan nada "sol".Tak terbayangkan bukan bagaimana mereka memainkannya? Ternyata cukup gampang. Seorang conductor dari Saung Angklung Udjo, memandu puluhan ribu pemain tersebut di atas panggung. Agar semua orang melihatnya, disebar sekitar 25 plasma TV dan empat buah big screen yang menampilkan sang conductor/.Awalnya para pemain angklung dadakan ini dipandu oleh conductor untuk mengetahui nada-nada dalam musik angklung. Selanjutnya, mereka pun langsung dituntun memainkan sebanyak tujuh lagu, yaitu Father Jacob, Tokecang (lagu sunda), Oleh-oleh Bandung, You Raise Me Up, Indonesia Pusaka, Hymne Unpad dan Pileuleuyan (lagu sunda). Alunan musik ini pun dibarengi dengan suara bagus dari penyanyi Andien, Ghea "idol", dan Brinet "Idol""Wah, kok wajahnya stress gitu? nyantai dong. Ini bukan ujian kok. Oke, yang gerak hanya tangan kanan saja, tidak perlu semua badan bergerak," goda Ika Widia, sang conductor, yang langsung disambut gelak tawa puluhan ribu pemain angklung dadakan ini.Meski beberapa pemain angklung terlihat kebingungan dan seringkali telat, namun alunan nada yang keluar dari puluhan ribu angklung yang dimainkan tetap terasa enak di telinga. Setiap kali selesai menyanyikan sebuah lagu, serentak puluhan ribu pemain dadakan ini membunyikan angklung bersama-sama dengan wajah sumringah."Katanya ada negara yang mengklaim bahwa angklung miliknya. Saya katakan di sini, kalau angklung ini adalah milik kita. Oktober mendatang, saya akan daftarkan angklung ke Unesco," ujar Jero Wacik dalam sambutannya. Menurutnya, kini pihaknya tengah mengumpulkan data yang bisa membuktikan kalau alat musik angklung merupakan warisan kebudayaan Indonesia. "Saya minta kepada pak rektor dan gubernur Jabar agar mencari data yang bisa membuktikan angklung milik rakyat sunda," tandasnya.Ketua Umum MURI, Jaya Suprana menyatakan tidak hanya memecahkan rekor nasional namun aksi ini juga memecahkan rekor dunia. "Angklung hanya ada di Indonesia, tidak ada di negara lain. Ini adalah rekor dunia. Kita boleh kalah di sepak bola atau ekonomi, tapi di kebudayaan kita tetap berjaya," serunya disambut alunan nada yang keluar dari puluhan ribu angklung yang dibunyikan bersama-sama.Sertifikat rekor MURI ini tidak hanya diberikan kepada Unpad yang diwakili oleh Rektor Unpad Ganjar Kurnia, namun juga diberikan kepada panitia penyelenggara, Depbudpar, serta Saung Angklung Udjo. Sertifikat diberikan oleh Direktur MURI Aylawati Sarwono. (ern/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads