Insiden Apartemen Ambasador
Keluarga Luci Diminta Bungkam
Senin, 27 Agu 2007 12:24 WIB
Jakarta - Sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (27/8/2007) keluarga besar Luciana Loliana (35) yang tewas bunuh diri tiba di ruang jenazah RSCM, Jakarta Pusat. Namun orangtua Luci tidak ada di antara mereka.Keluarga yang datang masih sebatas kakak ibunda Luci, Ny T Sitorus dan lima kerabat lainnya.Begitu tiba di ruang jenazah, Ny Sitorus langsung menangis meraung-raung dan berteriak-teriak dalam bahasa batak. Sesekali dia berbicara dalam Bahasa Indonesia. "Siapa yang biasa saya tanya," kata Ny Sitorus sambil sesenggukan. Meski begitu, dia masih berupaya mengurus surat-surat kematian Luci.Ny Sitorus yang mengenakan kebaya merah dan rok hitam terus meratapi kematian keponakannya yang menjatuhkan diri dari lantai 35, Apartemen Ambasador. Luci yang bersuamikan orang Jepang menerjunkan diri bersama putranya, Immanuel Segausa (2).Tidak ada sepatah kata pun yang disampaikannya kepada wartawan. Demikian juga kerabat Luci yang lain. Menurut salah satu kerabat Luci yang menolak disebutkan namanya, mereka sudah dipesan polisi tidak memberikan pernyataan apa pun kepada pers. "Itu pesan dari Kapolsek Setiabudi. Saya nggak enak sudah banyak membantu. Kami dilarang memberikan keterangan apa pun, termasuk memberikan identitas orang per orang," katanya.Sejauh ini Luci baru dijenguk 6 kerabatanya itu, sementara ibundanya dikabarkan sedang dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara.
(umi/asy)











































