Baru 1 Perusahaan Asing yang Penuhi Panggilan Kasus VLCC
Senin, 27 Agu 2007 11:51 WIB
Jakarta - 5 Perusahaan asing dipanggil tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi kasus dugaan korupsi penjualan kapal tanker VLCC. Namun baru 1 perusahaan yang memenuhi panggilan."Equinox sudah datang. Itu baru kita analisa," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus M Salim di gedung Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2007).Kelima perusahaan ini antara lain Hyundai Heavy Industries di Korsel, Frontline Ltd yang merupakan perusahaan asal Amerika, konsultan penjualan Equinox, dan konsultan tender asal Amerika Goldman Sachs.Menurut Salim, jika perusahaan asing ini tak memenuhi panggilan dalam waktu yang ditentukan, maka kejaksaan akan mengambil langkah-langkah selanjutnya, tanpa mau menyebutkan apa saja langkah itu."Saya sudah ketemu dengan Deplu. Kita sudah punya langkah-langkah lain dan nanti akan kita laporkan ke pimpinan," ujarnya.Direksi Pertamina dan Komisaris Utama tanpa persetujuan Menteri Keuangan telah melakukan penjualan 2 kapal VLCC dengan harga 184 juta dollar AS. Akibat penjualan ini diduga merugikan negara 56 juta dollar AS.
(mly/nrl)











































