Insiden Apartemen Ambasador
Luci Diotopsi Tim Forensik RSCM
Senin, 27 Agu 2007 11:42 WIB
Jakarta - Jenazah Luciana Loliana (35), korban tewas dari lantai 35 Apartemen Ambasador, kini tengah diotopsi ahli forensik RSCM. Hal itu dilakukan guna mengungkap peristiwa itu apakah murni bunuh diri ataukah ada tindak pidana yang melatarbelakangi.Menurut ahli forensik yang menangani, Abdul Mun'im Idris, meski kondisi korban sebagian telah hancur, hasil otopsi tetap akurat. Otopsi bagian dalam tubuh akan bisa mengungkap bekas-bekas kekerasan yang menimpa Luciana, bila memang terjadi."Otopsi masih bisa dilakukan untuk mengetahui apakah ada kejahatan," katanya di kamar jenazah, sebelum melakukan otopsi di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2007). Akan tetapi, hingga pukul 11.30 WIB pihak keluarga korban Luciana belum juga terlihat di kamar jenazah. Bahkan, beberapa wartawan yang menunggui proses otopsi, sedikit terkecoh dengan keluarga korban pembunuhan di Kebon Jeruk yang akan mengambil jenazah korban.Luciana Loliana merupakan perempuan asli Medan. Sebelum tinggal di Apartemen Ambasador yang terletak di kawasan elit Kuningan, Jakarta Selatan, dia tercatat sebagai warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Namun, menurut tetangga, Luciana telah pergi sejak beberapa bulan lalu, hingga akhirnya ditemukan tewas jatuh dari lantai 35.
(Ari/nrl)











































