Firmando Dicuci Otak & Diancam Yogi Bila Tak Ikut Culik Raisah
Senin, 27 Agu 2007 11:26 WIB
Jakarta -
Perilaku Firmando Aziskyu, tersangka penculik Raisah Ali (5) berubah dalam beberapa bulan terakhir. Selain jarang pulang ke rumah, siswa kelas III IPS di SMA 35 itu tak mau mendengar lagi omongan orang lain."Firmando seperti orang yang dicuci otaknya, tidak mau mendengar omongan siapa pun," ungkap ayah Firmando, Jimmy Darlen (38), usai menjenguk anaknya di ruang tahanan Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (27/8/2007).Jimmy datang didampingi istrinya Zuzi Zahrek dan Miza, adik Firmando, yang berusia 4 tahun. Datang sekitar pukul 09.30 WIB ketiganya hanya sekitar satu jam menjenguk Firmando.Jimmy menambahkan, dari pengakuan anaknya, keterlibatan Firmando dalam penculikan Raisah karena dia diancam oleh Yogi Permana."Firmando bilang, kalau dia tidak ikut penculikan maka keluarganya akan dihabisi. Dia juga diiming-imingi uang Rp 50 juta jika berhasil," kata Jimmy menirukan pengakuan Firmando.Pria yang berprofesi sebagai pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat itu mengaku, tidak yakin jika anaknya merencanakan penculikan. Karena Firmando selama ini dikenal pendiam dan cenderung penakut."Anak saya cuma ikut-ikutan. Dia tidak bersalah," tandas Jimmy lirih.
(bal/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































