Menonton Gerhana Bulan Lebih Dekat di Planetarium TIM

Menonton Gerhana Bulan Lebih Dekat di Planetarium TIM

- detikNews
Senin, 27 Agu 2007 10:55 WIB
Jakarta - Ingin menonton gerhana bulan lebih dekat pada Selasa 28 Agustus, namun tidak punya alat khusus? Jangan gusar, bertandanglah ke Planetarium di areal Taman Ismail Marzuki (TIM), Jl Raya Cikini, Jakarta Pusat. Pada Selasa besok, Planetarium akan buka lebih lama, khusus untuk memanjakan warga Jakarta yang ingin menyaksikan gerhana bulan. Pengelola Planetarium menyediakan teropong-teropong khusus. Pengunjung pun bisa melihat fenomena alam ini lebih dekat dan lebih gamblang."Kita melakukan beberapa persiapan khusus untuk menyambut datangnya gerhana bulan. Teropong-teropong khusus berupa teleskop akan kita siapkan," kata salah satu petugas Planetarium, Tri Joko, pada detikcom, Senin (27/8/2007). Dia menjelaskan, teropong khusus berupa teleskop yang akan digunakan untuk melihat proses gerhana bulan seperti teleskop Code, teleskop Takahasi, teleskop Vixen dan sebagainya. "Bagi para pengunjung yang ingin melihat, kita sediakan monitor khusus. Tapi ada teleskop juga yang akan kita sediakan," imbuhnya.Persiapan Planetarium akan dilakukan pada Selasa sore hari pada menit-menit sebelum terjadinya gerhana bulan. Selain di Planetarium, teleskop juga akan dipasang di puncak Hotel Alia, yang letaknya persis di depan Planetarium. Tri Joko sendiri yang akan mengamati gerhana bulan dari puncak hotel tersebut. "Kejadiannya kan menjelang magrib dan sesudahnya, jadi kita siapkan mulai pukul 17.00 WIB sore," ujarnya.Menurut Badan Meterologi dan Geofisika, gerhana mulai terjadi pukul 15.50 WIB. Sedangkan gerhana bulan total baru akan terjadi pukul 16.52 WIB. Puncak gerhana bulan total pukul 17.37 WIB. Gerhana bulan akan berakhir pukul 19.23 WIB. Selain Indonesia, gerhana bulan dapat dilihat dari Amerika Selatan bagian barat, Amerika tengah, Amerika utara, Samudera Pasifik, Filipina, Asia bagian timur, Jepang dan Korea. Jika Anda tidak sempat mengunjungi Planetarium, anda dapat melihatnya dengan mata telanjang. Gerhana bulan ini tidak membahayakan mata. (ptr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads