Awas! Penyusup di Ekskul Agama

Awas! Penyusup di Ekskul Agama

- detikNews
Senin, 27 Agu 2007 09:33 WIB
Jakarta - 3 Dari 5 penculik Raisah adalah siswa SMAN 35 Jakarta. Sempat beredar kabar, para penculik itu adalah jaringan pembentuk Negara Islam Indonesia (NII). Kebetulan, mereka adalah anggota ekstrakurikuler keagamaan di sekolah.Kabar itu ditepis pihak kepolisian. Menurut mereka, terlalu jauh mengaitkan aktivitas penculikan itu dengan pendanaan NII ataupun Darul Islam (DI). Namun, psikiater Dadang Hawari mengaku, beberapa kali menerima pasien (masih pelajar) yang telah mendapat brain storming kelompok ekstrem yang berhasil menyusup dalam ekskul keagamaan."Yang ekstrem itu memang banyak merekrut orang-orang muda. Anak-anak itu awalnya penurut, tapi lama-lama berubah. Kerap tidak pulang, melawan pada orangtua, dan malah mencuri barang orangtuanya sendiri," beber Dadang dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (27/8/2007).Beberapa dari mereka mengaku direkrut oleh gerakan ekstrem yang pengorganisasiannya tertutup. "Ini benar-benar terjadi, mengunakan kedok agama untuk menghidupkan sesuatu yang ekstrem. Setahu saya ini sudah berlangsung sejak 1985," sambungnya.Di beberapa negara, gerakan ekstrem keagamaan juga terjadi. "Mereka itu adalah sempalan-sempalan dari agama yang melakukan gerakan subversif. Ini perlu dikaji lebih jauh oleh Depag dan aparat polisi," tandasnya. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads