Mendagri Baru Harus yang Tidak Perlu Belajar Lagi
Senin, 27 Agu 2007 05:49 WIB
Jakarta - Kehadiran Mendagri baru masih ditunggu. Sosok Mendagri baru dinilai harus mampu bekerjasama dengan DPR dan harus mengerti dinamika birokrasi dalam pemerintahan.Hal ini disampaikan Ketua Forum Rektor, Sofyan Effendie dalam perbincangan dengan detikcom Minggu (26/8/2006)."Mendagri kan harus bekerjasama dengan legislatif dalam membuat undang-undang. Jadi dia harus orang yang bisa bekerjasama dengan DPR," ujar Sofyan.Sofyan menjelaskan banyak tugas Mendagri yang belum terselesaikan. Tugas itu antara lain pengangkatan 45 kepala daerah yang tertunda, UU Pemilihan Umum yang belum selesai, dan berbagai peraturan pemerintah yang tertunda.Selain itu, Mendagri baru ini juga mengemban tugas untuk membenahi kinerja Depdagri yang selama ini berjalan tanpa pimpinan.Dengan masa tugas yang singkat, Mendagri baru harus mampu menyelesaikan berbagai tugas tertunda Mendagri M Ma'ruf yang absen bertugas lantaran sakit. Oleh sebab itu, Sofyan berharap Mendagri baru yang ditunjuk adalah orang yang tidak memerlukan proses belajar lagi."Untuk menyelesaikan semua pekerjaan ini dibutuhkan waktu satu tahun, jadi Mendagri ini harus orang yang sudah tidak perlu belajar lagi," jelas mantan rektor UGM ini.Sofyan juga menilai dua calon yang banyak disebut-sebut sebagai calon kuat Mendagri yakni Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dan Sekjen DPD Siti Nurbaya, sama baiknya. Selanjutnya, dia pun menyerahkan penilaian berikutnya pada Presiden SBY."Menurut saya dua-duanya capable, tinggal hak Presiden untuk menentukan mana yang paling mantap. Menteri kan pembantu Presiden, jadi terserah Presiden," pungkasnya.
(rdf/nvt)











































