Nama-Nama Balon Walikota Palembang Bermunculan
Minggu, 26 Agu 2007 20:51 WIB
Pelembang - Meskipun pemilihan Walikota Palembang akan digelar pada 26 Mei 2008 mendatang, tapi sejumlah parpol telah menetapkan pasangannya. Dua parpol yang memperoleh suara terbanyak dalam Pemilu 2004, Partai Demokrat dan Partai Golkar, telah menetapkan calonnya.PD telah menetapkan pasangan yakni Asmawati (senator asal Sumsel) dan Sofwatillah Mohzaib (anggota DPRD kota dari Partai Demokrat). Pasangan ini dikabarkan telah mendapat persetujuan dari DPP PD. Asmawati merupakan istri dari Sekjen DPP PD yakni Marzuki Alie."Saya malah belum tahu kalau lolos di DPP PD. Belum ada pemberitahuan dan surat resmi. Nanti sajalah, kita tunggu deklarasi 9 September. Yang jelas, Partai demokrat dengan 11 suara sudah dapat mengusung calon sendiri, tentu dari kader sendiri," kata Sofwatillah Mohzaib, yang juga sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel kepada pers melalui telepon di Palembang, Minggu (26/08/2007).Sementara Partai Golkar telah menetapkan Ketua DPD Partai Golkar Palembang Muhammad Yansuri sebagai calon. Namun mereka belum menentukan siapa pasangannya.PDIP yang harus berkoalisi dengan parpol lain agar mencukupi syarat 15% hasil suara Pemilu 2004, sebagai syarat pencalonan, telah menetapkan Eddy Santana Putra (Walikota Palembang) sebagai calon. Tapi mereka juga belum menetapkan pasangannya.Sedangkan PKS belum memutuskan siapa yang akan dimajukan. Tapi informasi yang beredar, ada dua nama yang tengah digodok PKS, yakni Sarimuda MT (Kepala Dinas Perhubungan Sumsel), dan Eddy Santana Putra (Walikota Palembang)."Paling lambat September sudah ada nama yang akan diusung oleh PKS. Yang jelas, kader sendiri harus menduduki wakil wali kota sesuai dengan hasil musyawarah wilayah tahun 2006 lalu," kata Ketua DPW PKS Sumsel Yuswar Hidayatullah.Sedangkan Febuar Rahman adalah satu-satunya praktisi politik di Palembang, yang akan maju sebagai calon independen. "Saya akan maju sebagai calon independen. Rakyat sudah ragu dengan parpol," kata Febuar.Nama-nama yang disebut di atas, selama lima bulan terakhir ini, sebetulnya telah melakukan kampanye. Kampanye dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Bahkan, sebagian dari mereka telah menyebarkan poster, pamflet, kalender, dan kartu nama yang berisi gambar dan pesan dari mereka.
(tw/nvt)











































