Polisi Tembak Polisi Terjadi Lagi, Wakil Rakyat Nilai Memalukan

Polisi Tembak Polisi Terjadi Lagi, Wakil Rakyat Nilai Memalukan

- detikNews
Minggu, 26 Agu 2007 10:17 WIB
Jakarta - Peristiwa polisi menembak polisi terjadi lagi. Polisi pun diminta untuk semakin mawas diri. Selain disesalkan, korps berbaju coklat pun diminta untuk belajar dari kasus yang lalu."Kita sangat menyesalkan itu sampai terjadi di aparat kepolisian. Bagaimana dia bisa mengayomi rakyat kalau mengayomi diri sendiri tidak mampu," kata anggota Komisi III DPR Bahrudin Nasori saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Sabtu (25/8/2007).Menurut Bahrudin seharusnya polisi belajar dari kejadian masa lalu. "Ini memalukan, satu persoalan belum selesai muncul lagi yang lain, apalagi di sinyalir hanya gara-gara cemburu soal wanita," jelas politisi PKB ini.Untuk itu dia meminta agar Kepala Kepolisian Jenderal Pol Sutanto untuk mengevaluasi hubungan antar sesama anggota dan hak izin senjata api. "Kalau dimungkinkan tes psikologi dan pengawasan yang ketat dan kasus ini harus ditangani sampai tuntas," jelas Bahrudin.Sebelumnya seorang polisi wanita Bripda Verabara tertembak pada Sabtu 25 Agustus. Staf Akpol Semarang ini tertembak di kontrakannya, Jl Borobudur Selatan, Semarang Barat. Peristiwa itu disebut-sebut didahului keributan antara Bripda Asep dan Bripda Dedi, yang diduga berlatar belakang cinta segitiga. (ndr/aba)


Berita Terkait