Penculik Raisyah Diduga Jaringan, Polisi Didesak Usut Tuntas
Minggu, 26 Agu 2007 09:42 WIB
Jakarta - Penculikan Raisyah mengundang banyak perhatian. Apalagi saat 5 pelaku penculikan ditangkap polisi. Rasa curiga pun muncul bahwa para pelaku beraksi untuk sebuah kelompok. Untuk itu, polisi diminta mengungkap semuanya."Ini di luar dugaan, tetapi pasti ada jaringannya untuk itu polisi harus mengungkapnya," kata Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar saat berbincang dengan detikcom di sela-sela pagelaran wayang kulit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8/2007) malam.Selain itu, berkaca dari kasus ini, sistem pendidikan menurut Cak Imin masih jauh dari harapan. Untuk itu harus ada perombakan total dari pendidikan di Indonesia."Jangan mengasah dari bidang kognitif, tapi psikomotorik juga harus dikembangkan bersama-sama. Dan guru juga harus mengawasi kegaiatan siswa di luar jam belajar," jelas Muhaimin.Tentang pelaku yang aktif di eskul Rohis (Rohani Islam) di SMU 35, Muhaimin menyatakan bahwa tidak boleh diambil tindakan gegabah terhadap eskul tersebut. "Kalau eskulnya tetap produktif dan bermanfaat untuk kegiatan siswa harus didukung. Karena di sana bisa belajar organisasi dan sosialisasi, tinggal bagaimana jangan sampai eskul itu disalahgunakan," tandas Muhaimin.
(ndr/aba)











































