Mendagri Baru, Antara Mardiyanto dan Siti Nurbaya

Mendagri Baru, Antara Mardiyanto dan Siti Nurbaya

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2007 17:41 WIB
Jakarta - Siapa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang baru? Nama calon menteri ini masih disimpan rapat-rapat oleh istana. Senin atau Selasa pekan depan, menteri baru ini akan diumumkan Presiden SBY. Namun, beredar kabar kuat calon kuat Mendagri, antara Mardiyanto dan Siti Nurbaya. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Hatta Rajasa mengaku SBY sudah mengantongi nama Mendagri baru. Namun, Hatta tidak mau membocorkan. Yang jelas, Mendagri baru itu memiliki kredibitas, kemampuan teknis, track record dan pengalaman mumpuni. Sejumlah tokoh telah dimunculkan ke publik sebagai kandidat kuat Mendagri. Mereka adalah Mardiyanto (Gubernur Jateng), Sutiyoso (Gubernur DKI Jakarta), Siti Nurbaya (Sekjen DPD), Sudi Silalahi (Seskab), dan M. Yasin (mantan Deputi Menko Polhukam). Tapi, siapakah di antara mereka yang berpeluang? Di antara nama-nama itu, Mardiyanto dan Siti Nurbaya terkuat. Kedua tokoh ini dianggap memiliki kriteria-kriteria yang disebutkan Hatta. Mardiyanto yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah bahkan sudah menyatakan siap menjadi Mendagri bila Presiden SBY menginginkannya. Secara diam-diam, kalangan Partai Demokrat juga welcome terhadap Mardiyanto. Sementara Siti Nurbaya? Dari sejumlah indikasi yang disampaikan sejumlah pejabat, Siti Nurbaya bisa jadi lebih kuat dibanding Mardiyanto. Apalagi Siti Nurbaya pernah menjabat Sekjen Depdagri. Dia tahu betul seluk-beluk kerja Mendagri. Namun, Siti Nurbaya menolak berkomentar panjang tentang kemungkinan dirinya menjadi Mendagri. "Mas pengantian Mendagri itu urusan dan hak prerogatif presiden. Saya sebagai birokrat tidak boleh mendahului atasan," kata Nurbaya saat ditemui detikcom di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (24/08/2007). Saat ini, Siti Nurbaya masih berkonsentrasi dengan tugas-tugas yang diamanahkan Presiden melalui Keppres tanggal 28 Agustus 2006 lalu sebagai Sekjen DPD. Bagi dia, tugas di manapun, jika sudah ditunjuk Presiden akan dilaksanakan sebaik-baiknya."Saya kan birokrat. Tugas saya ya menjalankan amanat yang diberikan sebaik-baiknya. Seperti saat saya ditunjuk sebagai Sekjen DPD melalui Keppres, ya saya jalankan semaksimal mungkin," ungkap dia. Saat ditanya apakah dirinya sudah dihubungi oleh kalangan istana terkait calon pengganti Ma'ruf, Nurbaya hanya menjawab singkat. "Yang menghubungi saya banyak, tapi dari teman-teman wartawan. Sudah ya mas," kata Nurbaya sambil tertawa ringan. (yid/asy)


Berita Terkait