Alumni SMAN 35 Syok, Anggana Sempat Ajak Reunian & Pamitan
Jumat, 24 Agu 2007 17:10 WIB
Jakarta -
Alumni SMAN 35 Jakarta, khususnya angkatan 1999 terkejut Yogi Permana dan Anggana disebut sebagai tersangka penculik Raisyah (5). Padahal keduanya dikenal sebagai siswa yang cukup aktif di kegiatan rohani Islam (rohis)."Kami cukup terkejut dengan berita ini. Tidak menyangka saja mereka bisa melakukannya," kata salah seorang alumni angkatan 99 SMAN 35 yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Jumat (24/8/2007).Di mata teman-teman seangkatannya, Anggana merupakan pribadi yang ringan tangan. Ketika ada kegiatan sekolah, dia tidak sungkan menyingsingkan lengan untuk membantu."Saking aktifnya, dia kita sebut seksi repot," ujar teman Anggana itu.Selain itu, Anggana dikenal siswa yang cukup pintar. Dia masuk jurusan IPA, yang hanya satu kelas saja di SMAN 35."Terakhir kontak beberapa bulan lalu, dia ngajak reunian ke Puncak. Tapi dia agak berahasia ketika ditanya kerja di mana sekarang. Dia cuma bilang, ada deh. Nanti saja saat bertemu. Tidak enak jika diomongin di telepon," kisahnya.Namun pertemuan itu tidak kunjung terwujud. Malah mereka mendengar Anggana yang super sibuk dan baik hati itu diciduk polisi Jumat pagi tadi."Kaget. Sebelumnya dia sempat mengirimkan kata-kata yang seram di milis. Katanya, dia mau pamit, mau pergi jauh," tuturnya. "Tapi tidak ada yang menanggapi," tambahnya.Sementara Yogi Permana yang merupakan alumni angkatan 1998, di mata adik kelasnya itu, dikenal sebagai sosok pria yang juga baik. Dia rajin mengajarkan masalah agama, seperti salat, mengaji, dan lainnya, kepada adik kelasnya di Rohis SMAN 35 kala itu."Saya salah satu yang pernah diajarinya. Menurut saya tidak ada yang aneh. Dia mengajarkan soal agama sesuai Alquran dan hadist," pungkasnya.
(ana/sss)










































