JK: Tinggal di Kolong Tol Tidak Makmur dan Tidak Sehat

JK: Tinggal di Kolong Tol Tidak Makmur dan Tidak Sehat

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2007 14:11 WIB
Jakarta - Warga yang tinggal di kolong Tol Jembatan Tiga bakal digusur. Bagi warga yang ber-KTP, mereka akan dipindahkan ke rumah susun (rusun). Namun, sebagian warga menolak meninggalkan kolong tol."Tujuan kita itu memakmurkan, kalau tinggal di bawah tol itu kan tidak makmur dan tidak sehat. Itu yang salah, dan melanggar aturan," cetus Wapres Jusuf Kalla usai salat Jumat di Kompleks Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/8/2007).Menurut dia, dengan tinggal di rusun, maka warga akan lebih makmur dan kondisinya lebih bagus. "Mereka yang tidak setuju itu tentu yang melanggar prinsip sendiri," imbuh JK.Rencana pemindahan warga ber-KTP ke rumah susun memang mendapat dukungan JK. Karena itu, dia berharap, rencana itu tetap jalan terus. "Karena menurut saya, tingal di rusun itu lebih sangat manusiawi dan sesuai dengan hukum," tandasnya.Rusun yang disediakan bagi warga kolong Tol Jembatan Tiga berada di daerah Marunda, Jakarta Utara. Bagi yang tidak memiliki KTP akan diberi uang kerohiman sebesar Rp 1 juta. Merek juga akan dibantu mengangkut barang-barangnya, namun hanya sebatas wilayah Bogor, Depok, Tengerang, Bekasi, dan Cianjur. (nvt/ana)


Berita Terkait