Daerah Tertinggal Berparabola
Jumat, 24 Agu 2007 13:26 WIB
Palangka Raya - Parabola tidak hanya nangkring di atap rumah gedong perkotaan. Antena ini juga tertancap di samping sejumlah rumah papan, daerah tertinggal Kalimantan Tengah.Parabola telah menjadi jembatan informasi menerobos ketertinggalan.Antena mirip payung terbalik itu menghiasi rumah penduduk yang telah dialiri listrik di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas, daerah tertinggal di Kalimantan.Meski menetap di rumah panggung yang terbuat dari papan dikelilingi hutan belantara, menonton TV melalui parabola menjadi hal biasa."Dengan parabola, kita bisa nonton semua saluran televisi. Kalau tidak pasang, cuma TVRI saja," kata Sri, warga Kecamatan Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Rabu 22 Agustus 2007.Menurut dia, parabola dibeli dengan harga berkisar Rp 500-600 ribu dengan biaya pasang Rp 200 ribu."Mahal sih, tetapi untuk hiburan menonton mau bagaimana lagi," ujarnya.
(aan/sss)











































