SBY Minta Kapolri Usut Serius Kebakaran 3 Pasar
Jumat, 24 Agu 2007 12:32 WIB
Jakarta - Dalam waktu kurang dari sebulan 3 pasar besar terbakar. Beredar kabar, ada kemungkinan kesengajaan dalam insiden itu. Presiden SBY pun meminta agar pemeriksaan diintensifkan."Saya minta Kapolri Jenderal Pol Sutanto terus mengungkap mengapa Pasar Turi, Pasar Cipanas, dan Pasar Semarang sampai terbakar. Dari laporan awal, ada kemungkinan kesengajaan. Karenanya saya minta terus dilakukan pemeriksaan intensif," ujar SBY.Hal ini disampaikan SBY sebelum salat Jumat di pelataran Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (24/8/2007).SBY berharap, bila ada master mind dalam kasus tersebut segera ditindak, sehingga hukum bisa ditegakkan dengan benar."Termasuk juga untuk kasus penggergajian rel. Bisa saja motifnya ekonomi atau pribadi yang berkaitan dengan keuangan. Tapi kalau sabotase atau terorisme, saya minta masyarakat sama-sama menghentikan," kata SBY.Menurutnya, masalah kebakaran pasar ataupun pemotongan rel bukan saja masalah hukum, tetapi juga soal nurani."Kebakaran pasar, kereta anjlok karena relnya dipotong, korbannya kan saudara-saudara kita yang menengah ke bawah. Sayangilah rakyat," tuturnya.SBY pun meminta masyarakat tidak bersikap apatis, melainkan terus meningkatkan kepedulian. "Polisi juga meningkatkan surveilans," tandasnya.Pasar Turi Surabaya, Jawa Timur terbakar pada 26 Juli 2007. Penyebab kebakaran diduga karena arus pendek. Sedangkan Pasar Cipanas, Cianjur, Jawa Barat terbakar pada 28 Juli 2007. Kebakaran juga diduga lantaran adanya arus pendek. Pasar Bandarjo, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah diamuk si jago merah pada 9 Agustus 2007.
(nvt/sss)











































