Raisyah Dibebaskan Setelah 12 Jam SBY Jumpa Pers
Jumat, 24 Agu 2007 11:55 WIB
Jakarta - Raisyah Ali (5) sudah dibebaskan penculiknya. Putri cantik pasangan Ali Said-Nizmah Mukhsin Thalib ini sudah kembali kepada kedua orangtuanya. Apa yang membuat penculik membebaskan Raisyah masih belum jelas. Namun, pembebasan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah Presiden SBY meminta penculik membebaskannya.Raisyah ditemukan di kawasan Jakarta Selatan sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (24/8/2007). Hingga pukul 11.45 WIB, Raisyah bersama kedua orangtuanya masih berada di Mapolda Metro Jaya. Penculikan Raisyah telah mendapat perhatian banyak pihak, termasuk pejabat negara. Sebelumnya, para ketua umum parpol, LSM, dan tokoh-tokoh lain, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menanggapi dan meminta penculik membebaskan Raisyah. Presiden SBY seakan menjadi gong-nya. Secara tiba-tiba, Presiden SBY menggelar jumpa pers di Istana, Kamis (23/8/2007) pukul 21.00 WIB dengan tema penculikan Raisyah. Pihak Istana memanggil kedua orangtua Raisyah untuk ikut dalam jumpa pers itu, meski mereka tidak bisa hadir. Dalam jumpa pers itu, SBY didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dan Menteri Agama Maftuh Basyuni. Lewat media massa, SBY meminta agar penculik membebaskan Raisyah dan mengembalikan kepada orangtuanya. SBY juga meminta penculik untuk menghubungi nomor telepon Meuthia Hatta. Apakah penculik membebaskan Raisyah setelah orang nomor satu di republik ini memintanya? Dan apakah penculik telah menghubungi nomor telepon Meuthia? Belum jelas. Yang pasti, nomor telepon Meuthia yang telah disampaikan ke media itu sangat sulit dihubungi, Jumat (24/8/2007). Memang saat ini, polisi sudah membekuk dua pelaku. Namun, informasi yang didapatkan detikcom, kedua pelaku yang ditangkap adalah pelaku teknisnya. Sementara otak penculikan ini masih diburu. Polisi masih belum membeberkan mengenai kisah pembebasan Raisyah.
(asy/umi)











































