Cegah Kekerasan, Tata Tertib Assalam akan Diperketat
Jumat, 24 Agu 2007 11:34 WIB
Solo - Pondek Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalam akan melakukan berbagai cara untuk mencegah kasus kekerasan terulang kembali. Salah satunya dengan memperbaiki tata tertib pondok pesantren. Hal itu diungkapkan Wakil Direktur I Ponpes Assalam, Kadarusman, saat jumpa pers di kantornya, Pabelan, Sukoharjo, Solo, Jumat (24/7/2007)."Ke depan akan ada tiga langkah yang akan kita lakukan, pertama adalah mengintensifkan tata tertib di lingkungan Ponpes," kata Kadarusman.Kedua, Ponpes Assalam akan melakukan evaluasi terhadap fungsi santri senior sebagai pembimbing. Tugas santri senior adalah melakukan bimbingan pelajaran dan tidak berhak menjatuhkan hukuman."Kita juga akan mengubah struktur ruang kamar para santri," ungkap Kadarusman.Dalam kesempatan yang sama Wakil Direktur II Ponpes Assalam, Arkhanudin, mengatakan, tindakan kekerasan sesama santri tidak dibenarkan dengan alasan apa pun. Karena itu, Assalam telah memberikan sanksi tegas terhadap dua santri yang terlibat kasus tersebut."Dua santri pelaku pemukulan, yakni Dody Setia Rahman dan Adib Bayu Pratama sudah dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing," tutur Arkhanudin.
(djo/asy)











































