Minah Bikin SBY Dapat Warning

Minah Bikin SBY Dapat Warning

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2007 11:29 WIB
Jakarta - Kelangkaan minyak tanah alias minah di masyarakat menuai kecaman sejumlah pihak. Presiden SBY diingatkan agar tidak main-main dengan masalah ini. Buntutnya bisa-bisa revolusi."Ini bentuk kegagalan dari pemerintah. Pemerintah harus ambil langkah cepat untuk atasi ini. Jika tidak hati-hati atau bahkan membiarkan, rakyat akan bergerak. Saya sudah melihat tanda-tanda itu," kata Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno.Pria yang akrab disapa Mbah Tardjo ini menyampaikan warning tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/8/2007).Menurut dia, minyak tanah langka yang terjadi saat ini disebabkan kesalahan pemerintah dalam mengambil kebijakan soal konversi kompor minyak tanah ke gas.Pemerintah, lanjut dia, seharusnya terlebih dahulu melihat kebutuhan dan kemampuan masyarakat untuk menjalankan kebijakan tersebut."Ini sosialisasi saja belum maksimal, persiapan apalagi, tapi sudah dijalankan. Jadi kacau begini akhirnya," kata politisi gaek asal PDIP ini.Mbah Tardjo meminta pemerintah segera memenuhi stok yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak lagi menjadi korban kebijakan pemerintah yang salah."Kalau pemerintah serius, kasihan sama rakyat, peduli, harus bergerak cepat. Mana yang kurang, kirim. Jangan dibiarkan lapar karena nggak bisa masak. Bisa revolusi nanti," pungkasnya. (fiq/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads