Aksi Mogok Makan Berlanjut, Kedubes Arab Masih Tak Peduli

Aksi Mogok Makan Berlanjut, Kedubes Arab Masih Tak Peduli

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2007 10:12 WIB
Jakarta - Aksi mogok makan yang digelar 4 aktivis Migrant Care dan 1 keluarga TKI masih berlanjut di hari kedua. Plester hitam masih menempel di mulut mereka. Para peserta mulai terlihat lemas.Kelima orang yang menjalani aksi mogok makan itu antara lain Darminto, Siti Nurhayati, Widji, Anas dan Agus (keluarga TKI). Mereka mengenakan ikat kepala putih bertuliskan "mogok makan".Aksi mogok makan ini untuk menuntut penuntasan kasus penganiayaan terhadap 4 TKI di Arab Saudi.Kelimanya tampak tidur-tiduran di bawah tenda darurat yang sengaja dibangun di atas trotoar depan Kedubes Arab Saudi, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (24/8/2007).Sementara keluarga 4 TKI yang teraniaya di Arab tampak duduk-duduk di depan tenda sambil berdoa dan membaca salawat.Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, aksi mogok makan akan berlangsung terus hingga pemerintah Arab Saudi memulangkan 4 TKI yang menjadi korban penyiksaan.Sebab sejauh ini, pemerintah Saudi tidak menunjukkan tanda-tanda menyelesaikan masalah ini."Tadi pagi saya ditelepon orang yang mengaku dari Kedubes Arab Saudi. Dia tidak sebutkan nama," ungkap Anis.Orang tersebut, imbuhnya sempat marah-marah karena Migrant Care ikut-ikutan dalam masalah ini. Padahal Kedubes Arab Saudi sudah bekerjasama dengan Deplu untuk menyelesaikan masalah ini."Kenyataannya kami terus berkoordinasi dengan pihak Deplu dan Arab Saudi tidak pernah menjawab surat apapun dari Deplu," katanya.Anis mengungkapkan, rencananya pekan depan, pihak Deplu akan memfasilitasi pertemuan dengan Kedubes Arab Saudi dengan memanggil Dubes dan keluarga korban. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads