Marak Penculikan, Anak-anak Jangan Takut Berteriak & Mencakar
Jumat, 24 Agu 2007 09:22 WIB
Jakarta -
Selama periode Juni hingga Agustus 2007, Polda Metro Jaya mencatat ada 14 kasus penculikan. Angka ini menunjukkan betapa maraknya kasus penculikan. Tak hanya orangtua, anak-anak pun diminta waspada."Anak-anak perlu diberi pengertian. Kalau mereka tiba-tiba dipaksa diajak pergi oleh orang asing atau mencurigakan, jangan takut untuk berteriak, mencakar, atau melempari orang itu dengan benda yang ada di sekitarnya," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi.Hal itu disampaikan dia dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (24/8/2007).Agar anak-anak pun turut waspada, Komnas Perlindungan Anak mengusulkan simulasi penculikan. Kegiatan itu bisa dilakukan pihak sekolah melalui kerja sama dengan polsek terdekat."Simulasi ini untuk melatih anak agar tahu bagaimana situasi saat penculikan terjadi, dan cara-cara yang bisa dilakukan untuk lari dari situasi itu," imbuh pria yang akrab disapa Kak Seto ini.Selain itu, menurut dia, sekolah juga perlu mengembangkan unit keamanan sekolah. "Jadi polisi ataupun satpam mengamankan anak-anak di sekitar sekolah hingga radius beberapa meter," tandas pria berkacamata pelantun lagu Si Komo ini.
(nvt/sss)










































