Anggaran Dephan dan TNI Tak Akan Diutak-atik

Anggaran Dephan dan TNI Tak Akan Diutak-atik

- detikNews
Kamis, 23 Agu 2007 22:16 WIB
Jakarta - Departemen Pertahanan (Dephan) memastikan tidak ada pemotongan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk penanggulangan lumpur Lapindo. Begitu juga anggaran untuk TNI dipastikan tidak bakal diutak-atik."Tidak diambil, masa anggaran ini sudah kurang dipotong juga. Tega amat diambil," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/8/2007).Selain itu, menurut Sjafrie, anggaran untuk TNI juga tidak akan diganggu. Saat ini, TNI sendiri tengahberkonsentrasi untuk merumuskan perencanaan detil anggaran tahun 2008. "TNI saat ini tidak memperoleh anggaran APBN Perubahan 2007, jadi tidak akan diutak-atik," jelasnya.Untuk itu, lanjut Sjafrie, tidak ada pemotongan anggaran pertahanan sebesar Rp 1,5 triliun, sehingga APBNP 2007 berjalan normal. "TNI sementara tidak dapat alokasi itu, untuk tahun 2007 aman dan bukan untuk tahun 2008," ujarnya.Semantara, jelas Sjafrie lagi, anggaran untuk tahun 2008 hingga kini pihaknya belum menerima pagu definitifnya. Sebab, pagu definitif anggaran Rp 33,8 triliun itu tentu perlu segera difasilitasi. Sebab ini untuk kenaikan uang lauk pauk prajurit (ULP) Rp 35.000 per orang per hari dan tambahan kenaikan gaji prajurit dan PNS sebesar 20 persen.Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, pemerintah berencana memotong anggaran 14 departemen untuk pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, kesehatan dan penanggulangan lumpur Lapindo. Namun pemotongan anggaran pertahanan di Dephan diprotes sejumlah anggota DPR, karena dianggap mengganggu pertahanan negara. (zal/asy)


Berita Terkait