Disebut 'Orang Kita', Hendarman Merasa Dicemarkan Polly

Disebut 'Orang Kita', Hendarman Merasa Dicemarkan Polly

- detikNews
Kamis, 23 Agu 2007 13:32 WIB
Jakarta - Rekaman pembicaraan yang diputar sebagai novum peninjauan kembali (PK) kasus Munir, mantan terdakwa pembunuh Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto, memang mencengangkan. Polly mengklaim sejumlah pejabat sebagai 'orangnya'.Dalam perbincangan dengan mantan Dirut PT Garuda Indonesia Indra Setiawan, Polly menyebut, yang mengganti mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh adalah 'orang kita'. Tidak jelas, apakah yang dimaksud Polly adalah Jaksa Agung Hendarman Supandji atau orang yang memerintahkan pergantian, yakni Presiden SBY.Bila yang dimaksud Polly adalah Hendarman, Jaksa Agung yang baru beberapa bulan menjabat itu menolaknya. Dia pun merasa namanya dicemarkan."Yang pasti bohong. Saya bisa simpulkan menolak keterangan itu. Ya menolak. Itu bohong kok," cetus Hendarman usai sidang paripurna khusus DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/2007).Kalau itu benar, lanjut pria berkacamata itu, maka Kejagung tidak akan mengajukan PK. "Saya pasti lindungi dia. Kaset itu kan diperdengarkan di persidangan, tentunya Anda bisa simpulkan sendiri, saya berteman nggak dengan dia. Kan enggak," ketusnya.Dia menegaskan, kalau benar dirinya adalah orang Polly, PK Munir tidak akan pernah diajukan. "Itu bohong. Oleh karena itu, kita yakin dialah yang melakukan pembunuhan," beber mantan Jampidsus ini.Polly melakukan kebohongan publik? "Silakan kalau Anda sampaikan seperti itu. Silakan Anda sampaikan. Tapi saya tidak akan menuntut. Ngapain. Saya merasa dicemarkan, sebab itu nggak benar kok," tandas Hendarman. (nvt/sss)


Berita Terkait