Suciwati: Pollycarpus dan IS Kecolongan
Kamis, 23 Agu 2007 08:01 WIB
Jakarta - Rekaman pembicaraan Pollicarpus dan mantan Dirut Garuda Indra Setiawan mencengangkan semua orang. Polly dan Indra dianggap kecolongan.Penilaian itu disampaikan istri almarhum pembela HAM Munir, Suciwati kepada detikcom Kamis (23/8/2007)."Muka mereka terkejut ketika mendengarkan rekaman itu. Mereka mungkin berfikir kok bisa kecolongan? Saya baca itu dari bibir Polly. 'Kacau' kata dia," ujar Suciwati.Menurut dia, publik harus hati-hati dengan ulah pengacara Polly yang berusaha mempengaruhi publik dan majelis hakim. "Apapun yang akan dilakukan mereka yang pasti berusaha untuk mempengaruhi publik dan para hakim," lanjut Suci.Meski mengaku puas dengan isi rekaman yang diperdengarkan dalam sidang di PN Jakpus, Rabu 22 Agustus 2007 kemarin, Suciwati tetap mengetuk hati para hakim untuk obyektif dalam menangani kasus suaminya."Kita kembalikan lagi kepada para hakim. Semoga mereka punya nurani. Ini masalah bangsa, jangan main-main," pinta Suciwati.Suciwati tidak mempersoalkan pengacara Polly yang menganggap rekaman tersebut bukan novum dan lemah. "Kalau pengacara, apapun akan dilakukan. Kalau nggak mereka tidak akan dapat (uang). Saya pikir isi telpon itu jelas dan serius," ucap Suci.Suciwati pun yakin, Polly dan Indra Setiawan beserta para pelaku lain akan segera mendekam di hotel prodeo. "Saya sangat yakin," tandasnya.
(anw/ken)











































