Sidang PK Munir Usai, 12 Sniper pun Nongol
Rabu, 22 Agu 2007 14:06 WIB
Jakarta - Pengamanan sidang peninjauan kembali (PK) kasus pembunuhan Munir benar-benar ketat. Usai sidang, barulah diketahui terdapat 12 sniper (penembak jitu) yang mengintai.Para sniper ini sudah siaga dalam posisi bidik sejak Rabu (22/8/2007) pagi di beberapa gedung yang berdekatan dengan gedung PN Jakarta Pusat. Namun, namanya juga sniper, keberadaan mereka baru diketahui usai sidang.12 Sniper ini terlihat menenteng tas-tas panjang berisi senjata. Dengan pakaian serba hitam, mereka berjalan secara teratur menuju sebuah mobil polisi.Ratusan personel Brimob yang sejak pagi menjaga gedung PN Jakpus juga terlihat membongkar peralatan metal detector. Sejak pagi, polisi memasang 3 metal detector di halaman dan pintu masuk ruang sidang di lantai 2.Polisi juga kembali meminta kartu tanda pengenal wartawan yang digunakan sebagai akses masuk PN Jakpus. Perlahan-lahan, keramaian di PN Jakpus menghilang. Hanya tersisa puluhan polisi yang berkemas-kemas.Orang yang terakhir meninggalkan ruang sidang adalah Asrini Utami Putri, mahasiswa yang sepesawat dengan almarhum Munir dalam penerbangan dari Jakarta ke Belanda. Asrini keluar dengan dikawal ketat oleh seorang polisi berpakaian preman yang menenteng senjata laras panjang.Kemudian Asrini meninggalkan gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan menaiki mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam, plat B 8062 KX. Sang polisi berpakaian preman pun ikut mengawal di dalam mobil.
(aba/sss)











































