Raisya Care: Banyak yang Mengaku Sebagai Penculik
Rabu, 22 Agu 2007 12:14 WIB
Jakarta - Sebuah lembaga bernama Raisya Care dibentuk keluarga Ali Said, orangtua Raisya Ali. Namun lembaga yang bertujuan menghimpun informasi soal penculikan Raisya ini justru disalahgunakan orang-orang tak bertanggung jawab."Banyak juga yang menelepon, mereka ngaku-ngaku penculik Raisya. Lalu ada yang bilang pernah lihat Raisya jadi pengemis dan pemulung," kata seorang petugas Raisya Care, Fatma kepada detikcom, Rabu (22/8/2007).Menurut Fatma, Raisya Care dibentuk pada 16 Agustus 2007, sehari setelah penculikan Raisya Ali Said (5). Lembaga ini berkantor di Jl Ampera Raya 19 A, Jakarta Selatan."Sudah ratusan orang yang menelepon dan mulai banyak setelah jumpa pers di Masjid At Taqwa, Jl Sriwijaya, pada 20 Agustus lalu. Ada yang menelepon untuk memberikan simpati dan doa, tapi banyak juga orang iseng," kata Fatma.Menurut Fatma, informasi yang terhimpun akan disampaikan kepada ayah Raisya, Ali Said, seorang pengusaha trading sekaligus Ketua II Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI)."Nanti ayah Raisya akan teruskan ke polisi. Tapi kalau cuma iseng ya tidak kita lanjutkan. Kalau simpati ya kita teruskan," ujar Fatma.Raisya diculik pada Rabu 15 Agustus 2007 saat dia pulang dari sekolahnya, TK Al Ikhasan di Kompleks AU, Jl Wira Bakti, Jakarta Timur. Komplotan penculik diduga berjumlah 4 orang dan sempat menodongkan senjata pada pengasuh yang menjemput gadis kecil itu.
(fiq/umi)











































