Ombak Tinggi, Nelayan Sumsel Tidak Melaut

Ombak Tinggi, Nelayan Sumsel Tidak Melaut

- detikNews
Rabu, 22 Agu 2007 12:12 WIB
Palembang - Akibat tingginya gulungan ombak di perairan Timur di Sumatera Selatan (Sumsel), tepatnya di selat Bangka, banyak nelayan tidak melaut dalam sepekan ini. Selain produksi ikan menurun, nelayan pun banyak mulai mengutang guna memenuhi kebutuhan hidupnya."Banyak nelayan, seperti keluarga saya, tidak melaut selama sepekan ini," kata Adam (27), penarik perahu speedboat kepada detikcom, Rabu (22/08/2007), di pelabuhan Benteng Kuto Besak, Palembang.Menurut Adam, para nelayan di daerahnya, Sungsang, Banyuasin, tidak melaut, lantaran tingginya gelombang laut. Tinggi gelombang di pantai ini bisa mencapai 3-5 meter. Guna memenuhi kebutuhan hidup, sebagian nelayan saat ini mengutang ke warung. "Ya, terpaksa ngutang daripada tidak makan," kata dia. Nelayan yang melaut di perairan Selat Bangka, selain dari Sungsang, yakni dari Muarasujian, Sungai Sembilang, Masparai, Sungai Lumpur. Daerah itu berada di Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.Berdasarkan pemantauan di pelabuhan ikan 10 Ulu, Palembang, stok ikan selama sepekan ini menurun. "Semalam saja, hanya satu-dua kapal yang masuk," kata Akiong (43), agen ikan di 10 Ulu.Pernyataan Akiong itu cukup beralasan. Sebab saat ini, puluhan kapal ikan tertambat di tepian Sungai Musi di 10 Ulu, 11 Ulu, 7 Ulu, dan 5 Ulu. "Wah, tiga kapal milik saya banyak yang melemparkan jangkarnya. Kalau dipaksakan, ya mati," kata Warsimin (30), pemilik kapal penangkap ikan di dermaga kapal 11 Ulu. (tw/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads