Diisukan Digeruduk Massa, Depo Plumpang Dijaga Ketat
Rabu, 22 Agu 2007 11:41 WIB
Jakarta -
Sejak Senin (20/8/2007) lalu, massa dari Forum Masyarakat Pengguna Minyak Tanah (FMPMT) berencana melakukan unjuk rasa di depan Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta Utara. Namun hingga Rabu (22/8/2007) siang, mereka belum merealisasikan niatnya itu. Kendati demikian, pengamanan di lokasi depo minyak terbesar itu sudah diperketat. Sedikitnya 300 petugas polisi dari unsur Samapta dan Brimob telah berjaga-jaga. Kekuatan pengamanan juga masih ditambah dengan polisi tanpa seragam yang hilir mudik memastikan kondisi aman. Dua kendaraan water canon pun telah siap di lokasi untuk meminimalisir aksi bila terjadi. Bahkan, arus lalu lintas di Jl. Yos Sudarso dari arah Tanjung Priok telah siap dialihkan melewati Jl Plumpang Semper jika aksi memacetkan arus lalu lintas. Palang blokade jalan telah disiapkan dengan ditempel tulisan dengan huruf besar, " MAAF ADA PENGALIHAN JALAN. ADA DEMO DI DEPO PLUMPANG ".Lantaran belum ada tanda kedatangan massa aksi, petugas polisi masih terlihat santai. Beberapa di antara mereka tampak makan rujak dan bersenda gurau dengan kawannya. Untuk mengusir kantuk, lagu Peterpan pun didengungkan. Lagu-lagu hits dari album pertama dan kedua diputar dari mobil soundsystem Polres Jakarta Utara. Sebelumnya, 6 Agustus lalu, FMNP beraksi di depan Depo Plumpang. Akhir demo itu kisruh. Pembubaran aksi berakhir dengan 6 kali tembakan gas air mata dan 10 tembakan peringatan. Usai dibubarkan paksa, 46 pendemo ditangkap polisi, 5 dijadikan tersangka selebihnya dibebaskan.
(Ari/asy)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































