Massa Bersenjata Parang Lumpuhkan Kota Ternate

Massa Bersenjata Parang Lumpuhkan Kota Ternate

- detikNews
Rabu, 22 Agu 2007 10:15 WIB
Ternate - Kumpulan orang yang berjumlah sekitar 2.000 orang mempersenjatai dirinya dengan parang, kayu, dan batu. Massa yang menamakan dirinya Masyarakat Adat Maluku Utara memblokir jalan utama Ternate, Maluku Utara, tepat di depan Kediaman Kesultanan Ternate.Pantauan detikcom, Rabu (22/8/2007), massa memblokir ruas Jl Sio-sio, Kecamatan Ternate Utara, sejak pukul 08.00 Wita dengan pot bunga, kayu, dan batu-batu besar.Aksi ini menyulut ketegangan di Ternate. Karena di saat yang sama, pasukan Dalmas Polres Ternate yang berjumlah 200 personel juga sudah siaga dengan senjata pentungan, tameng, dan gas air mata.Akibatnya Ternate menjadi lumpuh karena khawatir akan pecah bentrokan berdarah. Karyawan kantor dan siswa sekolah dipulangkan. Sedangkan pedagang memilih untuk menutup tokonya. Ternate bak kota mati.Aktivitas di Bandara Baabullah juga terhenti. Jalan menuju bandara terhalang oleh barikade massa pendukung pasangan Mudaffar Syah-Rusdi Hanafi itu. Seluruh penerbangan pesawat dibatalkan.Ketegangan dimulai pada Selasa 21 Agustus malam ketika KPU Provinsi Maluku Utara tidak meloloskan Mudaffar Syah-Rusdi Hanafi dalam proses verifikasi. Sempat terjadi bentrok, tapi dalam rentang 1 jam, massa sudah bisa dikendalikan.Namun Rabu ini aksi itu berlanjut. Massa tetap menuntut KPUD meloloskan Mudaffar Syah, yang juga Sultan Ternate itu, ke tahapan pilkada selanjutnya bersama pasangannya Rusdi Hanafi.Hingga pukul 11.00 Wita, aksi masih terus berlangsung. Kapolres Ternate AKBP Edy Purwatmo masih melakukan negosiasi dengan perwakilan massa untuk membubarkan diri. (gah/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads